Diduga Korsleting Listrik, Mobil Bawa Jeriken Bensin Terbakar

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur memadamkan api yang membakar mobil pengangkut bensin, cat, dan tiner, di kawasan Cijantung, Pasar Rebo, Sabtu, 14 Desember 2019. ANTARA/HO-Damkar Jaktim

    Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur memadamkan api yang membakar mobil pengangkut bensin, cat, dan tiner, di kawasan Cijantung, Pasar Rebo, Sabtu, 14 Desember 2019. ANTARA/HO-Damkar Jaktim

    TEMPO.CO, Tangerang Selatan- Satu unit mobil Daihatsu Grand Max dengan nomor polisi B 1087 KOR terbakar di Kampung Pondok Sentul Rt 09 Rw 10 kelurahan Ciater, kecamatan Serpong, kota Tangerang Selatan. Peristiwa itu terjadi pada pukul 11.00.

    "Jadi pada saat korban melintas, terlihat percikan api dari dalam mobil, kemudian korban menepikan mobilnya dan berusaha menyelamatkan barang- barangnya," kata Kapolsek Serpong Komisaris Stephanus Luckyto, Selasa 21 Januari 2020.

    Menurut Luckyto, saat sedang mencoba mengeluarkan barang yang ada di dalam mobil, api langsung menyambar dan membesar kemudian warga mencoba memadamkan api tersebut tetapi api tidak bisa dipadamkan.

    "Infonya sih begitu dia bawa bensin di dalam mobilnya dan diduga ada korsleting listrik kemudian percikan api menyambar ke jeriken bensin yang sedang sedang ia bawa itu," ujarnya.

    Korban yang bernama Asmin, 37 tahun, ini dibantu warga untuk memadamkan api tetapi api tak kunjung padam sehingga warga memanggil petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan kota Tangsel.

    "Iya dia pedagang bensin eceran yang di pinggir jalan yang kecil itu, tidak ada korban jiwa dalam kejadian kebakaran tersebut, api dapat dipadamkan sekitar pukul 11.30 wib dengan menggunakan dua unit mobil Damkar Pemkot Tangsel," ungkapnya.



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Wuhan Menjangkiti Kapal Pesiar Diamond Princess

    Jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sampai Minggu, 16 Februari 2020 mencapai 71.226 orang. Termasuk di kapal pesiar Diamond Princess.