Polisi Berjaga di Kemenkumham, Antisipasi Demo Tanjung Priok

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly saat perkenalan Menteri Kabinet Indonesia Maju di Veranda Istana Negara, Jakarta, Rabu, 23 Oktober 2019. TEMPO/Subekti

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly saat perkenalan Menteri Kabinet Indonesia Maju di Veranda Istana Negara, Jakarta, Rabu, 23 Oktober 2019. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Polda Metro Jaya berharap demo di depan Gedung Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), kantor Menteri Yasonna Laoly pada Rabu siang berlangsung tertib.

    Polda telah menerima surat pemberitahuan unjuk rasa  dari warga tanjung Priok  terhadap Yasonna Laoly di kawasan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan itu. "Sudah ada pemberitahuannya ke Polda Metro," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Rabu siang.

    Kepolisian siap mengawal aksi ini hingga selesai. "Kami berharap aksi bisa dilakukan tertib," katanya.

    Beberapa polisi tampak berjaga di depan Kemenkumham. Polisi terlihat berjaga di gerbang depan kantor Kemenkumham untuk mengantisipasi demo warga Tanjung Priok yang memprotes pernyataan Yasonna Laoly yang menyebut Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebagai daerah kumuh dan identik dengan kriminalitas.

    Diketahui bahwa warga Tanjung Priok rencananya akan bertemu di titik kumpul di Pos 9 (Mambo) dan Halte Bus Plumpang pada pukul 09.00 WIB, sebelum akhirnya menuju ke kantor Kemenkumham.

    Dari pantauan Tempo hingga pukul 11.12, pengunjuk rasa demo warga Tanjung Priok belum tiba di Kemenkumham. Mereka menuntut Menteri Yasonna Laoly untuk minta maaf atas pernyataannya itu. 

    ANTARA 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Wuhan Menjangkiti Kapal Pesiar Diamond Princess

    Jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sampai Minggu, 16 Februari 2020 mencapai 71.226 orang. Termasuk di kapal pesiar Diamond Princess.