Sambut Imlek, DKI Gelar Barongsai Hingga Festival Cap Go Meh

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyaksikan atraksi barongsai Kong Ha Hong saat Festival Pecinan dan Cap Go Meh di China Town Glodok Pancoran Jakarta Barat Sabtu 3 Maret 2018. Tempo/Irsyan Hasyim

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyaksikan atraksi barongsai Kong Ha Hong saat Festival Pecinan dan Cap Go Meh di China Town Glodok Pancoran Jakarta Barat Sabtu 3 Maret 2018. Tempo/Irsyan Hasyim

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk pertama kali memfasilitasi tempat dan ruang publik bagi masyarakat Tionghoa merayakan Tahun Baru Imlek 2571.

    Kepala Biro Pendidikan Mental dan Spiritual (Dikmental) DKI Hendra Hidayat, Rabu mengatakan, Imlek yang difasilitasi Pemprov DKI Jakarta memiliki konsep sama seperti "Christmas Carol" dengan memanfaatkan ruang publik.

    "Ini baru pertama kalinya. Sama seperti 'Christmas Carol' karena memang kita semangatnya itu, pertama kesetaraan kemudian kebersamaan dan persaudaraan," katanya.

    Menurut dia, masyarakat Tionghoa mengapresiasinya. "Mereka bilang kalau seandainya jauh-jauh hari, sebetulnya Jakarta akan bisa lebih besar dari Singkawang," kata Hendra.

    Perayaan Imlek di Ibu Kota bakal dimeriahkan dengan serangkaian acara. Acara Imlek di tahun tikus logam ini meliputi pertunjukan barongsai, wayang potehi, tanjidor, gambang kromong dan festival makanan khas China.

    Selain itu, pemasangan ornamen Imlek di empat stasiun MRT dengan tema 12 shio (Lebak bulus, Blok M, Dukuh Atas dan HI) serta beberapa Halte Transjakarta.

    Perayaan Imlek tersebut akan berlanjut hingga Cap Go Meh yang akan diisi dengan berbagai festival dan kebudayaan pecinan di tiga wihara yang terletak di Petak Sembilan, Kampung Duri dan Jatinegara.

    Hendra menuturkan, pemanfaatan ruang publik ini membuat warga dari etnis lain dapat merasakan Imlek. Ini sama seperti kegiatan Christmas Carol ketika warga non Kristiani bisa ikut menikmati perayaan Natal di Jakarta.

    "Ini semangatnya sama, membawa nuansa, suasana perayaan Imlek ke ruang publik supaya bisa dirasakan juga oleh masyarakat yang lain," kata dia.

    Pihaknya ingin menegaskan bahwa Jakarta adalah kota bagi semua. "Kami ingin selalu menjaga dan merawat kesetaraan, kebersamaan dan persaudaraan antarwarga masyarakat di kota Jakarta tercinta ini," ujar Hendra.

    Berikut rangkaian kegiatan Pemprov DKI Jakarta menyambut Tahun Baru Imlek:

    1. 15 Januari 2020-5 Februari 2020: Chinese Food Festival di Thamrin 10.
    2. 23 Januari 2020 jam 17.00-19.00 WIB: Liong (Barongsai), Tanjidor dan Gambang Kromong di depan Grand Hyatt dan Taman Dukuh Atas.
    3. 24 Januari 2020 jam 17.00-19.00 WIB: Liong (Barongsai), Tanjidor dan Gambang Kromong di Grand Hyatt dan Taman Dukuh Atas.
    4. 25 Januari 2020: Barongsai di Thamrin 10.
    5. 26 Januari 2020: Barongsai di Car Free Day.
    6. 26 Januari 2020: Wayang Potehi di Thamrin 10.
    7. 3 Februari-9 Februari 2020: Festival Bakmi di Thamrin 10
    8. 8 Februari 2020: Festival Pecinan Cap Go Meh di Petak Sembilan, Kampung Duri dan Jatinegara.
     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akhir Cerita Cinta Glenn Fredly

    Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 8 April 2020 di RS Setia Mitra, Jakarta. Glenn meninggalkan cerita cinta untuk dikenang.