Kemenag Tangsel Minta Polisi Usut Foto Spanduk Tolak Urus Jenazah

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kondisi Masjid Al Hidayah di jalan Pondok Jagung Timur, sebelumnya beredar foto larangan mengurusi jenazah yang dipasang di masjid tersebut karena menolak membangun gereja pada tahun 2012, saat ini persoalan tersebut sudah selesai, Kamis 23 Januari 2020. Tempo/Muhammad Kurnianto

    Kondisi Masjid Al Hidayah di jalan Pondok Jagung Timur, sebelumnya beredar foto larangan mengurusi jenazah yang dipasang di masjid tersebut karena menolak membangun gereja pada tahun 2012, saat ini persoalan tersebut sudah selesai, Kamis 23 Januari 2020. Tempo/Muhammad Kurnianto

    TEMPO.CO, Tangerang Selatan - Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tangerang Selatan Abdul Rojak minta polisi usut penyebar foto spanduk larangan mengurusi jenazah yang viral di media sosial. Abdul mengatakan foto spanduk itu adalah kasus lama.

    "Itu masalah lama dan udah selesai, jadi tidak usah dibesar-besarkan lagi, saya juga sudah koordinasi sama polisi siapa yang menyebarkan foto lama tersebut," katanya saat dihubungi, Kamis 23 Januari 2020.

    Abdul Rojak minta agar netizen jangan memperkeruh suasana kota Tangsel yang kondusif. "Hati- hati itu yang menyebarkan, mau ngapain nyebarin foto lama, biarin aja itu sudah saya minta usut ke kepolisian siapa yang memunculkan kembali," ujarnya.

    Kapolsek Serpong Komisaris Stephanus Luckyto membenarkan bahwa foto spanduk  tersebut adalah foto lama di Masjid Al Hidayah. "Biasalah ada dinamika kehidupan, tapi saat ini persoalannya sudah selesai sudah tidak ada lagi spanduknya. Untuk sementara ini kita dalami, sekaligus koordinasi dengan pihak DKM masjid, bilamana merasa dirugikan atas beredarnya foto spanduk tersebut, kita arahkan untuk membuat laporan," ujarnya.

    MUHAMMAD KURNIANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.