Dua Kantor Kontraktor Revitalisasi Monas Sudah Ikuti Aturan

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • (kiri ke kanan) Direktur Utama PT Bahana Prima Nusantara Muhidin Shaleh dan pengacara PT Bahana Prima, Abu Bakar J. Lamatapo, saat konferensi pers di Penang Bistro, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis, 23 Januari 2020. TEMPO/Lani Diana

    (kiri ke kanan) Direktur Utama PT Bahana Prima Nusantara Muhidin Shaleh dan pengacara PT Bahana Prima, Abu Bakar J. Lamatapo, saat konferensi pers di Penang Bistro, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis, 23 Januari 2020. TEMPO/Lani Diana

    Kantor kedua Bahana Prima beralamat di Jalan Letjen Suprapto Nomor 160, Jakarta Pusat. Menurut Muhidin, perusahaan menyewa lantai 3 di kantor salah satu perusahaan jasa konstruksi bernama GAPEKSINDO. "Karena saya anggota GAPEKSINDO dan termasuk salah satu pengurus, sehingga efisien kami sewa lantai 3 di GAPEKSINDO," tutur dia.

    Kantor di Jakarta Pusat, menurut dia, digunakan untuk keperluan operasional. "Kegiatan pelelangan kami lakukan di kantor operasional," lanjut Muhidin.

    Sebelumnya, kredibilitas PT Bahana Prima Nusantara dipertanyakan setelah politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyampaikan kejanggalan pemenang tender proyek revitalisasi Monas. Salah satu kejanggalan itu ialah alamat kantor PT Bahana Prima Nusantara.

    Salah satu anggota DPRD Fraksi PSI, Justin Adrian, menyebutkan kejanggalan alamat PT Bahana yang berada di Jalan Nusa Indah No 33, Ciracas, Jakarta Timur. Menurut Justin di alamat tersebut tidak ada tanda-tanda adanya sebuah kantor dan gedung perusahaan.

    LANI DIANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.