Ini Tips Pencegah Penularan Virus Corona dari Dinkes DKI Jakarta

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penumpang yang memakai masker tiba dengan penerbangan langsung dari Cina di Bandara Internasional Istanbul di Istanbul, Turki, 24 Januari 2020. Penggunaan masker guna antisipasi atas penyebaran virus Corona yang tengah mewabah dari Cina. REUTERS/Murad Sezer

    Penumpang yang memakai masker tiba dengan penerbangan langsung dari Cina di Bandara Internasional Istanbul di Istanbul, Turki, 24 Januari 2020. Penggunaan masker guna antisipasi atas penyebaran virus Corona yang tengah mewabah dari Cina. REUTERS/Murad Sezer

    TEMPO.CO, Jakarta -Untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona, Dinas Kesehatan DKI Jakarta mengimbau warga untuk menerapkan perilaku hidup sehat. Salah satunya dengan menutup hidung dan mulut ketika batuk.

    Tujuannya agar bakteri penyebab novel coronavirus (nCoV) tidak menyebar ke udara bebas lalu menular "Ini secara umum kalau kita batuk maka kita harus terapkan etika batuk. Etika batuk itu kala batuk tutup mulut pakai tisu," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Dwi Oktavia Handayani saat ditemui di kantornya, Jakarta Pusat, Jumat, 24 Januari 2020.

    Menurut Dwi, tisu harus dibuang. Jangan lupa mencuci tangan setelah bersin atau batuk dengan sabun selama 20 detik lalu bilas menggunakan air mengalir. Alternatif lain cuci tangan dengan memakai pembersih tangan atau tisu basah yang mengandung alkohol 70-80 persen.

    "Minimal ada lima waktu cuci tangan sebelum memegang atau mengolah makanan, sebelum dan sesudah makan, sesudah buang air , kemudian satu lagi sesudah merawat pasien atau kontak dengan orang sakit," jelas Dwi.

    Tak cuma itu, warga disarankan menggunakan masker. Khususnya bagi mereka yang diduga terinfeksi virus corona. "Kalau sakit harus pakai masker ijo sebenarnya karena dia bisa mencegah bakteri atau virus yang di saluran napas kita untuk keluar," ucap dia.

    nCoV, Virus yang menyebabkan gangguan pernapasan dan demam ini, ditengarai berasal dari Kota Wuhan, Cina. Pemerintah Cina telah mengambil langkah darurat, terkait penyebaran virus ini. Salah satunya menutup akses keluar dan masuk bagi penduduk yang berada di Wuhan.

    Sebelumnya, beredar informasi bahwa seorang pasien dirawat di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, DKI Jakarta diduga tertular virus corona. Humas Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso Jakarta, Wiwik Hukmit, memastikan sang pasien negatif virus corona.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.