Secangkir Kopi Pahit Nurmansjah Lubis dan Cawagub DKI

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta dari PKS Nurmansjah Lubis di CFD Sudirman, Jakarta Pusat, Ahad, 26 Januari 2020. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta dari PKS Nurmansjah Lubis di CFD Sudirman, Jakarta Pusat, Ahad, 26 Januari 2020. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta -Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta dari Partai Keadilan Sejahtera alias PKS, Nurmansjah Lubis mengatakan tak akan meninggalkan dunia kopi.

    Ya, tepatnya profesi barista, peramu kopi, walaupun nanti terpilih menjadi Wakil Gubernur alias Wagub DKI Jakarta. "Gak ada urusan, saya tetap bakal buat kopi," ujar Nurmansjah Lubis dengan lugas, di CFD Sudirman, Jakarta Pusat, Ahad, 26 Januari 2020.

    Menurut dia, kopi menjadi salah satu media yang dapat menyatukan bangsa Indonesia. Sehingga, Nurmansjah enggan meninggalkan profesinya itu walau nanti terpilih menjadi DKI 2.

    "Kalau kita ga minum kopi ini, ga ada ras, suku, agama. Pelanggan ane ada orang Betawi, Batak, Tionghoa, Islam, Kristen. Bingkainya udah jelas, Pancasila," kata dia.

    Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta dari PKS Nurmansjah Lubis bernyanyi saat car free day di daerah Sudirman, Jakarta Pusat, Ahad, 26 Januari 2020. Tak hanya membagikan kopi gratis, ia juga menghibur warga dengan cara bernyanyi. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    Selain itu, Nurmansjah tak menampik melalui kopi pula pihaknya akan melakukan lobi politik dengan teman-teman di DPRD DKI Jakarta. Ia mengungkapkan akan mengirimkan kopi buatannya ke para anggota parlemen Kebon Sirih.

    Nurmansjah menjadi salah satu Cawagub DKI Jakarta untuk menggantikan Sandiaga Uno. Dalam perebutan kursi DKI 2 itu, Nurmansjah akan bersaing dengan Ahmad Riza Patria dari Gerindra.

    Meskipun bersaing melawan partai koalisinya sendiri, Nurmansjah mengatakan tak ada permusuhan antara dirinya dengan anggota DPR RI itu.

    "Nomor saya yang 15 tahun lalu masih disimpan sama dia. Kami masih tetap berkawan. Meskipun, Pak Riza bagusnya di DPR saja," ujar Nurmansjah Lubis lagi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Wuhan Menjangkiti Kapal Pesiar Diamond Princess

    Jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sampai Minggu, 16 Februari 2020 mencapai 71.226 orang. Termasuk di kapal pesiar Diamond Princess.