Hadiri Raker Gerindra, Anies Berkomitmen Jaga Kesetaraan di DKI

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berbincang dengan warga yang akan beribadah di Wihara Dharma Bakti, Petak Sembilan, Jakarta Barat pada malam menjelang pergantian tahun baru Imlek 2571, Jumat malam, 24 Januari 2020. TEMPO/Dewi Nurita

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berbincang dengan warga yang akan beribadah di Wihara Dharma Bakti, Petak Sembilan, Jakarta Barat pada malam menjelang pergantian tahun baru Imlek 2571, Jumat malam, 24 Januari 2020. TEMPO/Dewi Nurita

    TEMPO.CO, Jakarta -Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri rapat kerja daerah Partai Gerindra DKI di Grand Sahid Jaya Hotel, Jakarta Pusat, Ahad, 26 Januari 2020.

    Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Anies Baswedan menyampaikan untuk memegang komitmennya menghadirkan kesetaraan di ibu kota.

    "Kami ingin ruang publik diberikan sebagai ruang untuk semua. Setiap dan semua mendapatkan kesempatan yang sama. Itulah Jakarta kita yang sedang kita bangun," kata Anies Baswedan saat memberikan sambutan di Rakerda Gerindra DKI.

    Dari kiri mantan wakil gubernur DKI Sandiaga Uno, Ketua DPD Gerindra DKI Muhammad Taufik, Gubernur DKI Anies Baswedan dan calon wakil gubernur DKI Ahmad Riza Patria menghadiri Rapat Kerja Daerah Gerindra DKI di Grand Sahid Jaya Hotel, Jakarta Pusat, 26 Januari 2020. Tempo/Imam Hamdi

    Anies menuturkan telah memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh agama untuk menjalankan perayaan hari besar mereka di ibu kota. Umat Islam, kata Anies, bisa menyelenggarakan perayaan 1 Muharam kemarin dengan Festival Muharram.

    "Itu yang pertama kita menyelenggarakan Festival Muharram," ujarnya. Beberapa hari lalu, kata Anies lagi, pemerintah memberikan kesempatan warga Tionghoa di DKI, untuk merayakan Imlek yang dibalut dengan berbagai acara yang dinamakan Imlekan. "Itu juga baru pertama kali diadakan."

    Selain itu, Anies juga memberikan ruang bagi umat muslim yang mau merayakan Takbiran keliling di ibu kota, yang sebelumnya dilarang. "Sekarang takbiran diizinkan dan dijalankan. Akhir tahun kita berikan kesempatan untuk Christmas Carol bagi saudara-saudafa kita yang merayakan natal," ujarnya.

    Mantan rektor Universitas Paramadina itu berharap Jakarta menjadi simpul di Indonesia, yang bisa merangkul seluruh lapisan masyarakat. Selain itu, Anies mengapresiasikan masyarakat Betawi sebagai penduduk asli di Jakarta, yang menyambut hangat para pendatang dari seluruh Nusantara.

    Dengan keramahan masyarakat Betawi, seluruh warga pendatang bisa hidup dengan tenang di ibu kota. "Sambutan mereka itulah yang membuat kota ini memiliki kehangatn menyambut siapa saja. Belum tentu tempat lain memiliki tuan rumah yang seperti masyarakat betawi," ujar Anies lagi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ashraf Sinclair dan Selebritas yang Kena Serangan Jantung

    Selain Ashraf Sinclair, ada beberapa tokoh dari dunia hiburan dan bersinggungan dengan olah raga juga meninggal dunia karena serangan jantung.