Ini Kronologi Kasus Penipuan Oleh Dirut Baru Transjakarta

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja menyelesaikan pengerjaan jembatan layang integrasi antara Stasiun MRT ASEAN dengan Halte Transjakarta CSW koridor 13, Jakarta, Selasa, 21 Januari 2020. Diperkirakan proyek pembangunan skybridge ini menelan biaya Rp30 miliar. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Pekerja menyelesaikan pengerjaan jembatan layang integrasi antara Stasiun MRT ASEAN dengan Halte Transjakarta CSW koridor 13, Jakarta, Selasa, 21 Januari 2020. Diperkirakan proyek pembangunan skybridge ini menelan biaya Rp30 miliar. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelantikan Donny Andy S. Saragih sebagai Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menuai kontroversi. Sejumlah kalangan mempertanyakan rekam jejak Donny yang pernah tersandung penipuan. Berikut ini perjalanan kasusnya.

    September 2017
    Donny dan Porman Tambunan membuat rencana melakukan penipuan terhadap Direktur Utama PT Lorena Transport, Gusti Terkelin Soerbakti.

    Oktober 2017
    Soerbakti menyerahkan uang US$ 170 ribu secara bertahap kepada Donny dan Porman.

    24 November 2017
    Soerbakti kembali menyerahkan Rp 20 juta dan US$ 1.000 kepada Donny dan Porman untuk mempetieskan kasus pelanggaran perdagangan saham PT Lorena Transport.

    24 November 2017
    Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat membekuk Porman dan Donny di Jakarta Selatan.

    15 Agustus 2018
    Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjatuhkan pidana 1 tahun kurungan pada Donny dan Porman serta menetapkan keduanya tetap ditahan dalam tahanan kota.

    12 Oktober 2018
    Pengadilan Tinggi Jakarta menguatkan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dan menetapkan para terdakwa tetap berada dalam tahanan.

    12 Februari 2019
    Mahkamah Agung menolak kasasi yang diajukan Donny dan Porman. Hakim agung memperberat hukuman bagi keduanya, yakni 2 tahun penjara.

    23 Januari 2020
    Gubernur Anies Baswedan mengangkat Donny sebagai Direktur Utama Transjakarta.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.