Polisi Bongkar Prostitusi Anak Online, Pakai Aplikasi Michat

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi prostitusi anak. shutterstock.com

    Ilustrasi prostitusi anak. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta -  Satreskim Polres Metro Jakarta Selatan membongkar praktik prostitusi anak online di Apartemen Kalibata, Jakarta Selatan.

    Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Muhammad Irwan Santosa mengatakan terungkapnya dugaan tindak pidana tersebut berawal dari pengaduan masyarakat kepada pihak kepolisian.

    "Berawal dari adanya pengaduan atau laporan orang hilang ke Mapolrestro Depok pada 22 Januari 2020. Polres Depok melakukan pencarian terhadap Laporan orang hilang dan ditemukan di daerah Kalibata," kata Irwan dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa.

    Berdasarkan laporan yang diterima pihak kepolisian di salah satu kamar di apartemen tersebut telah terjadi praktik prostitusi anak dengan menggunakan aplikasi "Michat".

    Polisi kemudian menggerebek apartemen tersebut dan mendapati tiga orang anak yang menjadi korban eksploitasi dan kekerasan seksual.

    "Di apartemen Kalibata lantai 10 kamar 10 AV didapatkan adanya praktek prostitusi dengan menggunakan aplikasi Michat dan korban anak yaitu JO (15), AS (17), NA (15)," kata Irwan.

    Petugas kemudian mengamankan para korban dan pelaku dan mengadakan pemeriksaan awal dan dari hasil pemeriksaan awal ditemukan bahwa telah terjadi tindak penganiayaan atau kekerasan terhadap korban yang berinisial JO.

    Penganiayaan atau kekerasan ini dilakukan oleh tiga orang pelaku yang masih berusia belasan tahun dengan inisial MTG alias F (15), NA (15) dan AS (17). Akibat perbuatan pelaku, korban JO mengalami luka-luka dan harus mendapat perawatan medis.

    "Salah satu pelaku juga kekerasan seksual kepada korban dan memperdagangkan melalui aplikasi Michat dengan tarif beragam," kata Irwan.

    Sebelumnya polisi juga membongkar kasus prostitusi anak di Kafe Kayangan, Penjaringan, Jakarta Utara. Setidaknya 10 anak menjadi korban dari mucikari yang kini telah ditangkap polisi. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.