Gerindra Kenalkan Cawagub Riza Patria ke Fraksi DPRD Pekan Depan

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ahmad Riza Patria merupakan politikus Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) yang ditunjuk sebagai salah satu calon wakil gubernur (cawagub) untuk mendampingi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, menggantikan Sandiaga Uno. Dok TEMPO

    Ahmad Riza Patria merupakan politikus Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) yang ditunjuk sebagai salah satu calon wakil gubernur (cawagub) untuk mendampingi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, menggantikan Sandiaga Uno. Dok TEMPO

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua DPD Gerindra DKI Muhammad Taufik mengatakan bakal menjalin lobi politik untuk menggaet suara dalam pemilihan wakil gubernurnya DKI pekan depan. Taufik mengatakan Fraksi Gerindra DPRD DKI telah memberikan surat resmi ke seluruh fraksi di Kebon Sirih untuk bersilaturahmi memperkenalkan calon wakil gubernur Ahmad Riza Patria.

    "Suratnya sudah kami kirim ke seluruh fraksi hari ini. Senin mulai roadshow ke fraksi-fraksi," kata Taufik di DPRD DKI, Selasa, 28 September 2020.

    Taufik mengatakan tidak bisa membawa Riza Patria pekan ini untuk bersilaturahmi karena berbatas waktu. Dalam kunjungan ke setiap fraksi, kata dia, cawagub yang diusungnya bakal berdialog dengan para legislator yang memilihnya. "Baru bisa Senin depan, soalnya Kamis dewan ada kunjungan kerja," ujarnya

    Partai Gerindra telah mengumumkan dua nama yang bakal diusung menjadi calon wakil gubernur DKI di kantor Fraksi Gerindra DKI, Senin, 20 Januari 2020. Keduanya adalah Nurmansjah Lubis dari PKS dan Ahmad Riza Patria dari Gerindra.

    Mereka menggantikan dua kader PKS yang sebelumnya telah diusung kedua partai, yakni Sekretaris DPW PKS DKI Agung Yulianto dan mantan Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu, yang kini menjadi anggota DPR RI dari Fraksi PKS.

    Menurut Taufik, calon yang diusung Gerindra maupun PKS mempunyai kapasitas yang sama. Bahkan, kedua calon bakal bersaing ketat untuk memperebutkan kursi wagub DKI. "Dua-duanya paham sama permasalahan Jakarta. Dua-duanya punya pengalaman."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.