Bertemu Nurmansjah Lubis, Fraksi PSI Minta DPRD Uji Publik Cawagub

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta dari PKS Nurmansjah Lubis berbincang saat mengunjungi car free day di daerah Sudirman, Jakarta Pusat, Ahad, 26 Januari 2020. Nurmansjah menjadi salah satu calon wagub DKI Jakarta untuk menggantikan Sandiaga Uno. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta dari PKS Nurmansjah Lubis berbincang saat mengunjungi car free day di daerah Sudirman, Jakarta Pusat, Ahad, 26 Januari 2020. Nurmansjah menjadi salah satu calon wagub DKI Jakarta untuk menggantikan Sandiaga Uno. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Calon wakil gubernur DKI Jakarta Nurmansjah Lubis mendatangi kantor Fraksi PSI DPRD DKI, Kamis, 29 Januari 2020. Nurmansjah mulai bertandang ke setiap fraksi di Kebon Sirih, untuk memperkenalkan diri dan membangun komunikasi politik pemilih wagub DKI.

    Ketua Fraksi PSI Idris Ahmad mengatakan partainya telah menerima undangan dari kedua partai pengusung, yakni Gerindra dan PKS, yang mau memperkenalkan cawagub mereka ke PSI. "Kami sambut baik undangan itu untuk memperkenalkan diri," kata Idris usai menemui Nurmansjah di Fraksi PSI.

    Dalam kesempatan itu, Fraksi PSI juga menyampaikan kepada cawagub bahwa mereka mendorong pemilihan orang nomor dua di DKI, dilakukan secara terbuka. Menurut dia, dua cawagub yang bakal dipilih mesti menjalani uji publik yang diminta institusi resmi DPRD DKI.

    "Bukan di setiap Fraksi atau di media-media secara terpisah, tapi dilakukan secara keseluruhan di institusi DPRD," ujarnya.

    Dalam waktu yang terbatas itu, cawagub dari PKS itu baru bisa menjelaskan latar belakangnya. Idris berharap cawagub DKI yang nantinya terpilih berkompeten dan bisa kerja mendampingi gubernur.

    Selain ke PSI, Nurmansjah dan sejumlah anggota Fraksi PKS DKI juga dijadwalkan mendatangi Fraksi Golkar dan Demokrat. "Kami rasa kekurangan gubernur hari ini harus banyak kerja. Untuk menyelesaikan masalah-masalah Jakarta," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.