Wartawan Jadi Korban Pengeroyokan di Satpas SIM Daan Mogot

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pengeroyokan. survivalmastery.com

    Ilustrasi pengeroyokan. survivalmastery.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Yohanes Riadi, jurnalis dari media tribratanews.com menjadi korban pengeroyokan oleh 10 orang tak dikenal di Satpas SIM Daan Mogot, Jakarta Barat, hari ini. Yohanes dikeroyok usai memergoki aksi calo pembuatan SIM di sana.

    "Jadi saya sempat melihat ada dua orang diduga oknum calo beraksi," kata Yohanes saat dihubungi, Rabu, 29 Januari 2020.

    Usai melihat kejadian itu, Yohanes melakukan aktivitas jurnalismenya di sana. Saat akan pulang, ia ternyata sudah dibuntuti oleh 10 orang.

    Di pom bensin Shell yang berada di samping Satpas SIM, Yohanes ditabrak oleh beberapa pelaku. Mereka lalu mengeroyoknya.

    Akibat pengeroyokan itu, Yohanes mengalami luka pada bagian wajah dan kepala. Ia lalu segera melaporkan kejadian itu ke Polsek Cengkareng, Jakarta Barat.

    Yohanes menduga pengeroyokan terjadi karena dua calo yang ia pergoki telah diciduk oleh polisi. Ke-10 orang pelaku, yang ia duga teman si calo, menduga Yohanes yang melaporkan hal itu.

    Sementara itu, Kasie Satpas SIM Daan Mogot Komisaris Lalu Hedwin mengatakan, pihaknya telah menerima laporan penganiayaan itu dan tengah mengumpulkan kronologinya. "Kami mau tanya langsung ke beliau biar jelas kronologinya seperti apa. Kami sedang cari informasinya dulu," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Wuhan Menjangkiti Kapal Pesiar Diamond Princess

    Jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sampai Minggu, 16 Februari 2020 mencapai 71.226 orang. Termasuk di kapal pesiar Diamond Princess.