Saat Cawagub DKI Ahmad Riza Puji Anies Baswedan

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta dari Partai Gerindra Ahmad Riza Patria (kiri) bersama ketua DPD Gerindra Muhamad Taufik saat jumpa media di Kebun Sirih, Jakarta Pusat, Jumat 31 Januari 2020. Tempo/Taufik Siddiq

    Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta dari Partai Gerindra Ahmad Riza Patria (kiri) bersama ketua DPD Gerindra Muhamad Taufik saat jumpa media di Kebun Sirih, Jakarta Pusat, Jumat 31 Januari 2020. Tempo/Taufik Siddiq

    TEMPO.CO,JAKARTA - Calon wakil gubernur DKI Jakarta dari Partai Gerindra, Ahmad Riza Patria, menilai sosok Gubernur Jakarta Anies Baswedan banyak memiliki kelebihan sehingga susah mencari kekurangan Anies. "Saya bilang susah mencari kekurangan Anies, sosok figur yang luar biasa dengan berbagai kelebihan," ujar Riza di Kebon Sirih Jakarta Pusat, Jumat 31 Januari 2020.

    Riza menilai Anies merupakan salah satu pemimpin yang luar biasa karena banyak memilliki kelebihan, mulai dari jenjang pendidikan hingga ke luar negeri, pengalaman organisasi, seorang aktivis, pernah menjadi menteri.

    Ia menambahkan secara pribadi Anies juga dikenal penyantun, sabar, tenang dan terkendali terutama dalam mengatasi permasalahan Jakarta. "Cara Pak Anies dalam mencari solusi masalah sangat mengerti sehingga bisa terselesaikan dengan utuh," ujarnya.

    Riza mengaku sudah lama mengenal Anies dari massa menjadi aktivis dulu hingga Anies menjadi menteri dan saat ini Gubernur DKI Jakarta. Sebagai calon wakil gubernur, Riza menyatakan, siap membantu Anies dalam menjalankan pemerintahaan DKI.

    Ahmad Riza menyatakan telah mempelajari dan memahami misi dan 23 janji Anies-Sandi. "Tentu saya mengerti apa yang menjadi program visi misi pak Anies dan Sandi dulu," ujarnya.

    TAUFIQ SIDDIQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.