Pemprov DKI Siapkan Jalur Cepat Sepeda di Sudirman-Thamrin

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan gowes bersama warga dan beberapa artis dalam uji coba jalur sepeda fase 2 saat berhenti di Stasiun Istora, Jakarta Pusat, Sabtu, 12 Oktober 2019. TEMPO/Lani Diana

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan gowes bersama warga dan beberapa artis dalam uji coba jalur sepeda fase 2 saat berhenti di Stasiun Istora, Jakarta Pusat, Sabtu, 12 Oktober 2019. TEMPO/Lani Diana

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, mengatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menyediakan jalur cepat (track) bagi pembalap sepeda di Jalan Sudirman-Thamrin. Menurut Syafrin, jalur tersebut hanya ada pada akhir pekan saja atau Sabtu-Ahad. 

    "Rencananya kami akan siapkan track. Yang Sudirman-Thamrin kami akan pasang cone," ujar Syafrin pada acara Ngobrol @tempo di Kantor Tempo, Jakarta, Jumat, 31 Januari 2020.

    Selain hanya disiapkan pada akhir pekan, lanjut Syafrin, jalur cepat bagi pesepeda hanya ada selama dua jam saja. Ia menyebut jalur tersebut dibuka mulai pukul 06.00 WIB hingga 08.00 WIB.

    "Silakan yang hobi road bike melakukan road. Olahraga mungkin sampai jam 8 setelah itu kami cabut bebas untuk lajur paling kanan," ujar Syafrin. Menurut dia, titik kumpul di Monas Barat Daya akan dipilih menjadi tikungan pada jalur balap tersebut.

    Syafrin menyatakan kalau rencana tersebut sedang dimatangkan. Tujuannya agar pengguna sepeda di Jakarta terfasilitasi dan terpenuhi semua aspek keselamatan. "Sehingga pesepeda di Jakarta terfasilitasi dan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan dijamin," ujarnya.

    Saat ini total jalur sepeda yang ada di Jakarta sudah mencapai 63 kilometer. Rencananya pada 2020 akan ada penambahan jalur lagi, yakni sepanjang 137 kilometer agar genap menjadi 200 kilometer. Ke depan, Pemprov DKI Jakarta menargetkan mengembangkan 546 kilometer jalur sepeda di Ibu Kota.

    KIKI ASTARI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.