Senin Pagi, Stasiun Kampung Bandan Masih Tergenang

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kereta melewati jalur kereta api yang tergenang air hujan di sekitar Stasiun Tanah Abang, Jakarta, 30 Agustus 2016. Curah hujan tinggi di Jakarta akan terus terjadi hingga musim hujan pada bulan September pekan ketiga. TEMPO/Subekti.

    Kereta melewati jalur kereta api yang tergenang air hujan di sekitar Stasiun Tanah Abang, Jakarta, 30 Agustus 2016. Curah hujan tinggi di Jakarta akan terus terjadi hingga musim hujan pada bulan September pekan ketiga. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Perjalanan kereta rel listrik (KRL) di Stasiun Kampung Bandan mengalami sedikit gangguan. Sebab hingga Senin, 3 Februari 2020 masih ada genangan air di jalur yang menuju stasiun tersebut. 

    Mengutip akun resmi PT KRL Commuter Indonesia di @Commuterline, genangan air tersebut membuat perjalanan perjalanan kereta mengalami pergantian jalur masuk-keluar stasiun dan menunggu aman untuk melintas. Genangan air yang berada di jalur menuju Stasiun Kampung Bandan sudah ada sejak Ahad, 2 Februari 2020. 

    Hujan diperkirakan masih akan mengguyur Jakarta dan sekitarnya. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini hujan dan angin kencang di beberapa wilayah DKI Jakarta.

    "Waspada potensi hujan disertai kilat/petir dan angin kencang dengan durasi singkat di wilayah Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, dan Jakarta Barat pada pagi hari dan dini hari," tulis BMKG dalam laman resminya, Senin, 3 Februari 2020.

    Pada Senin pagi ini, BMKG memperkirakan cuaca di seluruh wilayah DKI Jakarta berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Hujan lokal akan terjadi di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur pada siang hari.

    Adapun hujan lokal lainnya terjadi pada malam hari di Kepulauan Seribu. Suhu di wilayah DKI Jakarta menurut BMKG berkisar antara 24-32 derajat celcius dengan kelembaban 80-100.

    KIKI ASTARI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.