3 Penggugat Anies Baswedan Mundur, Pengacara: Karena Tekanan

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana sidang class action terkait banjir Jakarta di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Senin, 3 Februari 2020. Tempo/M Yusuf Manurung

    Suasana sidang class action terkait banjir Jakarta di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Senin, 3 Februari 2020. Tempo/M Yusuf Manurung

    TEMPO.CO, Jakarta - Tiga dari lima warga yang mengajukan gugatan class action terhadap Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, terkait banjir di awal tahun mundur. Anggota tim Advokasi Banjir Jakarta 2020, Azas Tigor Nainggolan menjyatakan ketiganya mundur karena mengalami tekanan dari orang-orang tidak dikenal sebelum sidang perdana.

    "Tekanannya apa? Berupa pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh oknum tertentu di wilayahnya, mereka dipertanyakan kenpa harus mengunggat Pemprov DKI Jakarta dalam peristiwa banjir kemarin, kenapa langsung ke pengadilan," ujar Tigor di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Senin, 3 Februari 2020.

    Karena pertanyaan itu, Tigor mengatakan bahwa tiga penggugat yang mewakili wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Timur dan Jakarta Barat khawatir dengan kondisi mereka. Sehingga di sidang perdana hari ini, mereka tidak hadir. Sedangkan dua perwakilan penggugat dari Jakarta Pusat dan Jakarta Utara memenuhi panggilan sidang.

    Tigor dan timnya meminta waktu dua pekan kepada majelis hakim untuk menanyakan kembali kesediaan tiga perwakilan penggugat. Jika tidak berkenan lagi, mereka berencana menggantinya dengan orang lain.

    Tigor juga mengatakan, mundurnya tiga perwakilan itu berpotensi mengubah materi gugatan. Termasuk, nilai gugatan yang sebelumnya diminta yakni Rp 43,32 miliar. Potensi perubahan besaran nilai gugatan juga sempat ditanyakan oleh Anggota Biro Hukum Pemerintah DKI Jakarta Haratua Purba dalam persidangan.

    "Karena pengunggatnya berubah jadi harus berubah juga materinya," ujar Tigor.

    Gugatan class action banjir didaftarkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada 9 Januari lalu. Sebanyak 243 orang masuk dalam daftar penggugat yang dihimpun oleh Tim Advokasi Banjir Jakarta 2020. Nilai kerugian yang dicantumkan dalam gugatan sebesar Rp 43 miliar.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peta Bencana Sejumlah Sudut Banjir Jakarta di Akhir Februari 2020

    Jakarta dilanda hujan sejak dini hari Rabu, 25 Februari 2020. PetaBencana.id melansir sejumlah sudut yang digenangi banjir Jakarta hingga pukul 15.00.