Kasus Pramugari Siwi Widi, Polisi Periksa Senior Manager Garuda

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pramugari Garuda Indonesia, Siwi Widi Purwanti usai menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin, 20 Januari 2020. Siwi melaporkan pengguna Twitter dengan nama akun @digeeembok telah melakukan pencemaran nama baik terhadap dirinya. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Pramugari Garuda Indonesia, Siwi Widi Purwanti usai menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin, 20 Januari 2020. Siwi melaporkan pengguna Twitter dengan nama akun @digeeembok telah melakukan pencemaran nama baik terhadap dirinya. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyidik Polda Metro Jaya memeriksa saksi ketujuh kasus dugaan pencemaran nama baik pramugari Garuda Siwi Widi Purwanti melalui media sosial. Saksi yang diperiksa hari ini adalah dari manajemen Garuda Indonesia.

    "Saksi yang diperiksa Senior Manager Talent Garuda sebagai saksi ketujuh," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Yusri Yunus di Jakarta, Senin 3 Februari 2020.

    Yusri mengatakan pemeriksaan terhadap manajemen Garuda Indonesia adalah soal proses rekrutmen dan jadwal penerbangan pramugari. Diungkapkan Yusri, penyidik kepolisian masih menelusuri akun media sosial Twitter @digeembok karena terkendala nama pemilik akunnya.

    Sejauh ini, penyidik telah memeriksa enam saksi salah satunya mantan pramugari Garuda Indonesia, Cyndyana Lorens.

    Cyndyana diperiksa penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya pada Senin 27 Januari 2020 selama dua jam. Adik bintang sinetron Kriss Hatta itu didampingi oleh kuasa hukumnya, Machi Ahmad.

    Kasus ini bermula ketika pramugari Garuda Indonesia Siwi Widi Purwanti melaporkan akun Twitter @digeeembok ke Polda Metro Jaya pada 28 Desember 2019 atas dugaan pencemaran nama baik

    Pelaporan oleh Siwi Widi dipicu oleh cuitan yang diunggah oleh akun Twitter @digeeembok yang menyebut pramugari itu memiliki hubungan spesial dengan salah satu mantan direksi PT Garuda Indonesia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.