Sekda DKI: 300 Pohon Ditanam di Sekitar Proyek Revitalisasi Monas

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penampakan sejumlah pohon baru ditanam di lokasi proyek revitalisasi Monas, Senin 3 Februari 2020. Tempo/Taufiq Siddiq

    Penampakan sejumlah pohon baru ditanam di lokasi proyek revitalisasi Monas, Senin 3 Februari 2020. Tempo/Taufiq Siddiq

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah mengatakan pemerintah mulai menanam pengganti pohon yang ditebang akibat proyek revitalisasi Monas.

    "Hari ini saya terima laporan per Minggu sore kemarin sedang dikerjakan penanaman pohon di kawasan Monas," kata Saefulah saat ditemui di Kejaksaan Tinggi DKI, Jakarta Selatan, Selasa, 4 Februari 2020.

    Saefulah mengatakan saat ini 300 pohon sedang dalam proses penanaman. Pohon tersebut sebagai pengganti 190 pohon yang ditebang di lokasi revitalisasi Monas, tepatnya di kawasan Merdeka Selatan.

    "Satu pohon yang ditebang wajib diganti 3 kali lipat. Satu banding 3, begitu aturannya," ujarnya.

    Terkait penanaman pohon di lokasi proyek revitalisasi Monas, Saefulah enggan berkomentar, dia langsung memasuki mobil dan beranjak pergi.

    Sebelumnya, Kepala Seksi Informasi Unit Pelaksana Teknis Monas Irfal Guci membenarkan adanya penanaman pohon di lokasi proyek revitalisasi Monas. Pohon tersebut mulai ditanam sejak Senin pagi 3 Februari 2020.

    Irfal mengatakan bahwa pohon baru tersebut bakal ditanam di pinggiran proyek revitalisasi Monas. Pohon akan ditanam di sisi kiri dan kanan plasa selatan.

    Menurut Irfal, sejak awal konsep revitalisasi Monas di bagian tepi plasa selatan memang akan ditanami pohon. "Agar plasa lebih terlihat rindang," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Misteri Paparan Radiasi Cesium 137 di Serpong

    Bapeten melakukan investigasi untuk mengetahui asal muasal Cesium 137 yang ditemukan di Serpong. Ini berbagai fakta soal bahan dengan radioaktif itu.