Banjir Periuk Mulai Surut tapi Warga Masih Mengungsi

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Situasi banjir di Periuk Kota Tangerang, sebagian sudah mulai surut pada Rabu 5 Februari 2020. TEMPO/Ayu Cipta

    Situasi banjir di Periuk Kota Tangerang, sebagian sudah mulai surut pada Rabu 5 Februari 2020. TEMPO/Ayu Cipta

    TEMPO.CO, Tangerang- Banjir yang mengepung warga Kecamatan Periuk Kota Tangerang selama empat hari tak urung membuat sedikitnya tiga perumahan terendam air bah hingga 2,5 meter.

    Tiga perumahan terdampak banjir terparah adalah Garden City Residence, Total Persada, Periuk Damai. Warga pun dievakuasi selama empat hari sejak banjir melanda pada 1 Februari 2020.

    Tiga posko pengungsian disediakan Pemerintah Kota Tangerang. Tiga titik itu adalah Gedung Olahraga Kelurahan Gembor. Untuk  warga di Kelurahan Priuk ditampung di Masjid Al Itjihad dan aula kecamatan. Sedangkan warga Kelurahan Gebang Raya  ditampung di Posko RW 22.  Keseluruhan sebanyak 3.848 jiwa berada di penampungan karena rumah mereka kebanjiran.

    Camat Periuk Sumardi mengatakan memasuki hari ke-5 banjir di wilayahnya sudah menyusut. "Alhamdulillah air sudah surut 50 sentimeter, dan pompa air terus bekerja dan pintu air sudah difungsikan setelah kemarin tidak berfungsi," kata Sumardi, Rabu 5 Februari 2020.

    Sumardi mengatakan sebagian warga sudah mulai kembali ke rumah untuk membersihkan rumah namun masih banyak yang berada di penampungan.

    Pengamatan Tempo di Kelurahan Gembor, genangan air mulai berkurang. Warga di Perumahan Pondok Alam dan Perumahan Griya Merpati diantaranya mulai pulang ke rumah.

    Warsidi warga RW 04 Griya Merpati mengatakan terpaksa berada di penampungan GOR Gembor sejak hari pertama banjir. "Hari ini pulang ke rumah, bersih-bersih dulu," katanya.

    Warsidi dan warga lain di RW 4 pun mulai menjemur kasur, bantal dan mengeruk lumpur yang masuk ke rumah terbawa arus banjir.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.