Hindari Kamera ETLE, Pengemudi Motor Tutup Plat di Jalur Busway

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengendara sepeda motor menutupi pelat dengan tangan saat menerobos jalur Transjakarta. Aksi itu terekam kamera E-TLE. Foto oleh TMC Polda Metro Jaya.

    Pengendara sepeda motor menutupi pelat dengan tangan saat menerobos jalur Transjakarta. Aksi itu terekam kamera E-TLE. Foto oleh TMC Polda Metro Jaya.

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang pengendara sepeda motor tertangkap kamera Electronic Traffic Law Enforcement atau kamera ETLE menutupi nomor pelat kendaraannya dengan tangan kiri. Aksi itu dilakukan pengendara saat menyerobot masuk ke lajur bus Transjakarta pada Kamis, 6 Februari 2020. Diduga, ia mengetahui sedang diawasi kamera.

    "Kejadian itu berlangsung di koridor Transjakarta Duren Tiga, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan ke arah Kuningan," ujar Kepala Subdirektorat Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya Komisaris Fahri Siregar saat dikonfirmasi, Kamis, 6 Februari 2020.

    Dalam foto yang beredar, pengendara tersebut tampak tersenyum di balik kaca helmnya. Orang yang dibonceng juga sama-sama tersenyum. Tangan kanan pengendara terlihat menutup sebagian besar pelat. Hanya tersisa huruf UU di ujung pelat dan tanggal kadaluwarsa yakni 04.24 atau April 2024.

    Walau berhasil menutup pelat, Fahri mengaku timnya akan tetap mencari identitas pelaku. Menurut dia, anggota Ditlantas Polda Metro Jaya akan mencari wajah pelaku di kamera lain. "Kita cocokkan di kamera lainnya dan ciri wajah yang bersangkutan akan kita profiling melalui database kependudukan,” kata dia.

    Sejak awal Februari 2020, polisi melakukan penindakan sistem tilang elektronik atau tilang ETLE untuk sepeda motor. Karena terpasang di Jalan Sudirman - Thamrin dan koridor 6 Transjakarta, yaitu Ragunan - Dukuh Atas.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.