1.400 CPNS Ikuti Tes SKD Pertama di Kabupaten Bogor

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ekspresi peserta saat mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) berbasis Computer Assisted Test (CAT) untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemprov Jabar di GOR Arcamanik, Bandung, Kamis, 30 Januari 2020. Sebanyak 37.985 peserta mengikuti seleksi yang dilaksanakan pada 29 Januari - 8 Februari 2020. ANTARA/M Agung Rajasa

    Ekspresi peserta saat mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) berbasis Computer Assisted Test (CAT) untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemprov Jabar di GOR Arcamanik, Bandung, Kamis, 30 Januari 2020. Sebanyak 37.985 peserta mengikuti seleksi yang dilaksanakan pada 29 Januari - 8 Februari 2020. ANTARA/M Agung Rajasa

    TEMPO.CO, Bogor -Sebanyak 1400 calon pegawai negeri sipil atau CPNS menjalani Tes Seleksi Kompetensi Dasar atau SKD. Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi pada Badan Kepegawaian, Pelatihan dan Pendidikan (BKPP) Kabupaten Bogor, Susi Hastuti, mengatakan SKD bagi 21 ribu lebih peserta itu bakal dilakukan mulai hari ini sampai dengan Selasa 18 Februari 2020.

    "Tes ini selama 13 hari dari sekarang, kita bagi per gelombang dan sehari 1.400 orang. Kecuali Sabtu Minggu bisa 1.750 orang," kata Susi kepada Tempo di Gedung utama Tegar Beriman Pemerintah Kabupaten Bogor, Cibinong, pada Kamis 6 Februari 2020. Menurutnya dalam satu gelombang SKD dibagi lagi menjadi 4-5 sesi tes. Adapun per satu sesinya diikuti oleh 350-400 CPNS.

    Susi menyebut SKD yang dilakukan pun menggunakan tes digital, artinya menggunakan perangkat komputer. Artinya setelah melaksanakan tes, CPNS bisa langsung mengetahui hasilnya. " Saat mereka menekan tombol selesai, maka hasilnya langsung keluar dan mereka bisa langsung mengetahui. Lalu hasil itu kami print dan kami tempel di mading depan," kata Susi sambil mengatakan setiap hasil tes akan ditempel dalam setiap harinya.

    Dalam tes SKD tersebut, kata dia, ada tiga kelompok soal yaitu wawasan kebangsaan, karakteristik pribadi dan intelegensi umum. Dari setiap tes itu ada nilai ambang batas. "Jadi ranking teratas hingga terendah, nanti di urut lagi. Dengan syarat lolos passing grade," ucap Susi.

    Salah seorang CPNS yang mengikuti SKD, Lisnawati, 34 tahun, mengatakan dirinya mengikuti tes SKD dengan diberikan waktu 90 menit dengan 100 pertanyaan. Lisna mengambil tes menjadi tenaga pendidik, karena selama 13 tahun ini dirinya sudah mengabdikan diri menjadi tenaga honorer di salah satu sekolah di wilayah Balaraja, Kabupaten Tanggerang.

    Lisna mengatakan ikut tes SKD di Bogor karena di Tangerang hanya membuka dua kualifikasi saja. "Saya kan sarjana Bahasa Indonesia, di Tangerang formasinya hanya ada dua. Jadi saya ikut ke Bogor karena lebih banyak formasi nya," kata dia yang berharap bisa lolos CPNS ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    GERD Memang Tak Membunuhmu tapi Dampaknya Bikin Sengsara

    Walau tak mematikan, Gastroesophageal reflux disease alias GERD menyebabkan berbagai kesengsaraan.