Ketua DPRD Sakit, Rapat Pimpinan Bahas Wagub DKI 2 Kali Batal

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta dari Partai Gerindra Ahmad Riza Patria (kiri) bersama ketua DPD Gerindra Muhamad Taufik saat jumpa media di Kebun Sirih, Jakarta Pusat, Jumat 31 Januari 2020. Tempo/Taufik Siddiq

    Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta dari Partai Gerindra Ahmad Riza Patria (kiri) bersama ketua DPD Gerindra Muhamad Taufik saat jumpa media di Kebun Sirih, Jakarta Pusat, Jumat 31 Januari 2020. Tempo/Taufik Siddiq

    TEMPO.CO, JakartaWakil Ketua DPRD DKI Jakarta Muhamad Taufik mengatakan rapat pimpinan gabungan terkait pemilihan wakil gubernur atau Wagub DKI dua kali dibatalkan karena Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi sedang sakit.

    "Iya kemarin dibatalkan karena Pak Pras sakit, tidak mungkin untuk memimpin rapat," ujar Taufik saat ditemui di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Kamis 6 Februari 2020.

    Padahal, kata Taufik, Prasetio telah menandatangani surat undangan kepada pimpinan DPRD dan ketua fraksi. Rapat pimpinan pertama dijadwalkan pada Selasa, 4 Februari pukul 13.00 WIB, namun hingga sore hari rapat belum juga dimulai

    Rapat kemudian diundur pada Rabu, 5 Februari 2020. Saat itu sejumlah anggota dewan sudah berada di ruangan rapat, namun rapat pimpinan tersebut kembali dibatalkan. 

    Taufik membantah jika batalnya rapat pimpinan gabungan tersebut karena tata tertib pemilihan wagub belum mencapai kesepakatan ditingkat pimpinan dewan "Enggak ada, itu undangannya sudah ada, hanya Pak Pras yang sedang tidak sehat," ujarnya.

    Taufik menyebutkan bahwa rapat pimpinan gabungan tersebut akan dijadwalkan pada Selasa pekan depan. Paripurna pun, kata dia, rencananya akan digelar sehari setelah rapat pimpinan gabungan untuk pengesahan tata tertib.

    Menurut Taufik, batalnya rapat pimpinan DPRD DKI tidak akan menghambat pemilihan wakil gubernur. "Enggak molor lah, pokoknya Februari wagub sudah ada," ujarnya.

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    GERD Memang Tak Membunuhmu tapi Dampaknya Bikin Sengsara

    Walau tak mematikan, Gastroesophageal reflux disease alias GERD menyebabkan berbagai kesengsaraan.