Banjir Lumpuhkan Aktivitas Ekonomi di Jatinegara Barat

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pedagang melintas di lantai dasar Pasar Jatinegara yang tergenang banjir di Jakarta, Kamis, 2 Januari 2020. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per 2 Januari 2020, terdapat 63 titik banjir di wilayah DKI Jakarta dan secara keseluruhan terdapat 169 titik banjir untuk Jabodetabek dan Banten. Tempo/Tony Hartawan

    Pedagang melintas di lantai dasar Pasar Jatinegara yang tergenang banjir di Jakarta, Kamis, 2 Januari 2020. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per 2 Januari 2020, terdapat 63 titik banjir di wilayah DKI Jakarta dan secara keseluruhan terdapat 169 titik banjir untuk Jabodetabek dan Banten. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Kegiatan jual beli di Jalan Jatinegara Barat, Jakarta Timur, lumpuh akibat banjir yang merendam puluhan pertokoan di wilayah setempat, Sabtu, 8 Februari 2020. "Gimana mau buka, airnya saja masuk ke dalam ruko (rumah toko) saya," ujar pengusaha jasa praktik gigi Anda, Sarda (44 tahun), di Jakarta.

    Sarda mengaku menderita kerugian hingga belasan juta rupiah akibat sejumlah peralatan praktik di dalam ruko terendam air setinggi 40 sentimeter. Peralatan yang dimaksud berupa satu unit kursi praktik gigi, alat kerja, perabotan toko dan lainnya.

    Puluhan toko di Jalan Jatinegara Barat juga tampak tutup akibat banjir. Toko tersebut menjual beraneka barang dagangan mulai dari barang elektronik, baju, perabotan rumah tangga, perlengkapan telepon seluler dan sebagainya.

    Banjir di lokasi itu terjadi akibat luapan Sungai Ciliwung yang berlangsung sekitar pukul 06.00 WIB. "Saya libur dulu. Yang penting barang dagangan aman dulu," kata Rudi (51), pedagang elektronik.

    Selain merendam pertokoan, banjir di kawasan itu juga menghambat pergerakan kendaraan di lajur lambat jalan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.