Rumah Kos 3 Lantai Roboh di Pela Mampang, Ibu Ini Nekat Lompat

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kondisi atap banguan kos-kosan berlantai tiga yang roboh di Jalan Bangka Barat IV, Pela Mampang, Jakarta Selatan, Sabtu, 8 Februari 2020. (ANTARA/HO-PMI Jakarta Selatan)

    Kondisi atap banguan kos-kosan berlantai tiga yang roboh di Jalan Bangka Barat IV, Pela Mampang, Jakarta Selatan, Sabtu, 8 Februari 2020. (ANTARA/HO-PMI Jakarta Selatan)

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebuah rumah kos tiga lantai di Jalan Bangka Barat IV, Kelurahan Pela Mampang, Jakarta Selatan, roboh pada Sabtu pagi, 8 Februari 2020. Seorang ibu rumah tangga mengalami luka akibat bangunan ambruk itu.

    Korban bernama Maimunah Sari, 42, mengalami luka di kedua kakinya akibat melompat saat rumah kos roboh.

    "Satu korban dilaporkan terluka bernama Maimunah, kondisi sudah stabil setelah mendapat perawatan medis," kata Dedet Mulyadi, Humas PMI Jakarta Selatan, Sabtu siang.

    Dedet mengatakan saat kejadian roboh, korban Maimunah Sari melompat dari tempat tinggalnya yang berada di lantai dua rumah kos tersebut.

    Maimunah (42) seorang ibu rumah tangga terluka akibat melompat dari indekos miliknya yang ambruk di Jalan Bangka Barat IV, Pela Mampang, Jakarta Selatan, Sabtu (9/2/2020) (ANTARA/HO-PMI Jakarta Selatan)
    Korban ditolong oleh warga sekitar lalu dibawa ke layanan kesehatan untuk mendapatkan perawatan medis dari petugas Puskesmas.

    Peristiwa bangunan ambruk tersebut terjadi Sabtu pagi pukul 05.10. Rumah kos milik Abdullah yang berada di RT 003/RW 007 Kelurahan Pela Mampang, Kecamatan Mampang Prapatan terdiri atas 20 pintu.

    Sebelum gedung roboh sebagian penghuni rumah kos telah keluar dari bangunan. Petugas kepolisian juga telah memasang garis polisi di lokasi bangunan untuk menyelidiki penyebab robohnya bangunan tersebut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.