Tri Rismaharini Cabut Laporan, Ini Harapan Pengacara ZD

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapolrestabes Surabaya Kombes Sandi Nugroho (kanan) menunjukkan tersangka ujaran kebencian terhadap Wali Kota Tri Rismaharini berinisial ZKR, 3 Februari 2020. Tempo/Kukuh S. Wibisono

    Kapolrestabes Surabaya Kombes Sandi Nugroho (kanan) menunjukkan tersangka ujaran kebencian terhadap Wali Kota Tri Rismaharini berinisial ZKR, 3 Februari 2020. Tempo/Kukuh S. Wibisono

    TEMPO.CO, Bogor -Kuasa hukum Zikria Dathil dari Kantor Lembaga Bantuan Hukum Legundi Surabaya, Adven Dio Randi, mengomentari soal pencabutan laporan oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini kepada kliennya. Dia berharap itu berbuah penghentian kasus dan kliennya dibebaskan.

    Dio mengatakan proses hukum yang tengah dijalaninya selama mendampingi Zikria Dzatil, kini tinggal menunggu hasil dari gelar perkara yang akan dilakukan pihak Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya.

    "Kasus bu Ria kini di tangan pimpinan Polrestabes. Semoga hasilnya SP3," kata Dio melalui sambungan telepon, Sabtu 8 Februari 2020.

    Dio mengakatan sejak awal dirinya mendampingi penghina Wali Kota Surbaya itu, Zikria sudah mengakui kesalahannya dan mengaku sangat menyesal atas apa yang sudah dilakukannya secara khilaf. Dio menyebut teguran atau shock terapi dan sanksi sosial yang dirasakan oleh kliennya, sudah didapat sejak kliennya ditangkap. Bahkan menurut Dio apa yang menimpa kliennya menjadi contoh bagi seluruh warga, lebih bijak dalam menggunakan sosial media. "Jadi bukan hanya bu Ria, tapi semuanya harus bijak dalam bersosmed," ucap Dio.

    Menyikapi penerimaan maaf dan pencabutan laporan oleh Risma terhadap kliennya, Dio mengaku sangat mengapresiasi dan turut berterima kasih kepada Risma selaku pejabat dan pimpinan di pemerintahan Kota Surabaya. Dio mengatakan setelah hal itu, kini dirinya fokus mengupayakan dan terus mendampingi kliennya di proses hukum yang berjalan di kepolisian. "Termasuk juga untuk penangguhan atau dijadikan kliennya sebagai tahanan kota, tapi pihak kepolisian belum bisa memutuskan," ucap Dio.

    Dio mengatakan awal dirinya menjadi kuasa hukum Zikria Dzatil hanya sekedar membantu karena saat ditangkap kliennya tidak membawa kuasa hukum. Lalu saat bertemu suaminya dan berbincang serta melihat anak kliennya yang masih balita, Dio langsung bersedia menjadi kuasa hukum Zikria hingga saat ini. Bahkan Dio menyebut dirinya menjadi salah satu penjamin bagi Zikria setelah suaminya.

    "Ya kan TKP di Bogor, jadi saya tanya pak Daru (suami Zikria) sudah ada atau bawa kuasa hukum tidak. Pak Daru jawab tidak, akhirnya saya putuskan (jadi kuasa hukum) karena melihat anaknya," tutur Dio, soal kasus penghinaan terhadap Wali Kota Tri Rismaharini itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.