Alasan Anies Baswedan Gelar Operasi Pasar Bawang Putih dan Cabai

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat melakukan sidak harga pangan di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa, 7 Mei 2019. Lonjakan itu diakibatkan stok bawang putih mengalami kelangkaaan. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat melakukan sidak harga pangan di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa, 7 Mei 2019. Lonjakan itu diakibatkan stok bawang putih mengalami kelangkaaan. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta- Gubernur DKI Anies Baswedan mengatakan operasi pasar di Jakarta penting untuk menekan harga bawang putih dan cabai merah yang saat ini tengah melambung. Ia mengatakan melambungnya harga kedua bahan pokok itu, karena adanya kenaikan harga di daerah pemasok.

    Menurut dia, Jakarta yang bergantung pada daerah lain dalam hal pemenuhan kebutuhan pangan. “Supplynya sering mengalami interupsi. Di situ kemudian harga mengalami kenaikan,” ucap Anies di Toko Tani Indonesia Center, Jalan Ragunan Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada Ahad, 9 Februari 2020.

    Anies menjelaskan operasi pasar dilakukan guna menjaga stabilitas harga tersebut. Hari ini, ia melepas 22 mobil operasi yang akan menyuplai cabai merah dan bawang putih di sejumlah pasar di Jakarta. Selain itu, Anies mengatakan kalau PD Pasar Jaya sebelumnya juga sudah menggelar operasi di 88 pasar.

    “Dengan begitu harapannya seluruh wilayah Jakarta mendapatkan pasokan kebutuhan pokok secara stabil dan harganya stabil,” ujar Anies.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.