DPRD DKI Sarankan Anggaran Balap Formula E Dipakai Tangani Banjir

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebuah Bajaj menerobos banjir di Jalan Letjen Suprapto, Jakarta Pusat, Sabtu 8 Februari 2020. Hujan deras yang mengguyur Jakarta sejak Sabtu (8/2) dini hari membuat sejumlah kawasan di Ibu Kota terendam banjir. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

    Sebuah Bajaj menerobos banjir di Jalan Letjen Suprapto, Jakarta Pusat, Sabtu 8 Februari 2020. Hujan deras yang mengguyur Jakarta sejak Sabtu (8/2) dini hari membuat sejumlah kawasan di Ibu Kota terendam banjir. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Ida Mahmudah menyarankan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menggunakan anggaran balap Formula E untuk atasi banjir Jakarta.

    "Memang rakyat Jakarta masih butuh sentuhan atau konsentrasi Pak Gubernur,  terkait dengan penyelesaian banjir, ini yang menjadi prioritas menurut saya dan memang harus ditangani segera, tidak boleh tidak," kata Ida Mahmudah saat dihubungi, di Jakarta, Senin 10 Februari 2020.

    Menurut Ida, penggunaan dana untuk perhelatan Formula E hanya menghambur-hamburkan anggaran Provinsi DKI Jakarta. "Kalau saya sebagai anggota dewan ditanya. Lebih baik jangan ada deh Formula E. Hambur- hamburin duit dan efek bagusnya tidak ada," kata wanita yang memegang jabatan Ketua Bidang Pembangunan di DPRD DKI Jakarta itu.

    Bagi Ida, belum ada kajian yang menunjukkan keberadaan balap mobil ramah lingkungan itu dapat menggenjot ekonomi Ibu Kota maupun pariwisata. "Dari segi ekonomi mendongkrak juga sangat kecil tidak imbang dengan pengeluaran yang dikeluarkan oleh APBD," kata Ida.

    Oleh karena itu, Ida berharap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mempertimbangkan ulang perhelatan balap Formula E. Balap mobil listrik ini sempat menimbulkan polemik soal izin dari Komisi Pengarah Pembangunan Kawasan Medan Merdeka.



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.