DPRD Sebut Tugas Pansus Pemilihan Wagub DKI Sudah Selesai

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta Muhammad Taufik (kiri) memberikan keterangan pers tentang nama cawagub DKI Jakarta di Kantor Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta, Senin, 20 Januari 2020. Selanjutnya kedua nama tersebut akan diserahkan kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk diteruskan kepada DPRD DKI Jakarta. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta Muhammad Taufik (kiri) memberikan keterangan pers tentang nama cawagub DKI Jakarta di Kantor Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta, Senin, 20 Januari 2020. Selanjutnya kedua nama tersebut akan diserahkan kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk diteruskan kepada DPRD DKI Jakarta. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua DPRD Muhammad Taufik mengatakan, tugas panitia khusus pemilihan wakil gubernur atau Wagub DKI sudah selesai dan tidak perlu dibentuk ulang.

    "Pansus sudah selesai tugasnya," ujar Taufik saat ditemui di DPRD DKI, Jakarta's Pusat, Senin 10 Februari 2020.

    Taufik menyebutkan tugas panitia khusus selesai saat menyelesaikan susunan tata tertib pemilihan wakil gubernur pada pertengahan tahun lalu. Tata tertib itu, kata dia, juga sudah dilaporkan oleh pansus kepada pimpinan DPRD.

    Taufik mengatakan bahwa saat ini yang akan dibentuk oleh DPRD adalah panitia pemilihan untuk menindaklanjuti tata tertib yang bakal disahkan dalam paripurna. "Pembentukan panitia pemilihan insya Allah bisa pekan ini," ujarnya.

    Sebelumnya Wakil Ketua DPRD DKI asal Partai Keadilan Sejahtera, Abdurahman Suhaimi, menilai pembentukan panitia khusus yang baru, diperlukan untuk membahas tata tertib pemilihan wakil gubernur DKI.

    "Pansus lama bubar karena pergantian periode anggota DPRD DKI. Maka perlu dibentuk Pansus baru untuk melanjutkan pekerjaan Pansus lama hingga disahkan," kata saat dihubungi, Kamis, 6 Februari 2020.

    Menurut dia, Pansus yang sebelumnya pun telah bekerja dengan baik, tapi belum tuntas karena belum disahkan hingga masa jabatan mereka berakhir.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.