Chikungunya Diduga Serang Puluhan Warga Ciputat

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga terbaring akibat sakit terkena demam Chikungunya di Desa Pataruman, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (27/11). TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    Warga terbaring akibat sakit terkena demam Chikungunya di Desa Pataruman, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (27/11). TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    TEMPO.CO, Tangerang Selatan - Chikungunya diduga menyerang puluhan warga di RW 10 Kampung Rawa Lele, Kelurahan Jombang, Kecamatan Ciputat, Tangerang Selatan. Pasalnya warga mengalami keluhan yang sama, yakni nyeri sendi dan demam.

    Ketua RW 10 Kampung Rawa Lele, Sofyan, mengatakan warga mengalami keluhan tersebut sudah sejak Januari 2020. "Ada sekitar 70 lebih warga saya yang sakit diduga terserang chikungunya. Mereka mengeluhkan sakit yang sama," kata Sofyan, Selasa, 11 Februari 2020.

    Menurut dia, sampai saat ini dinas kesehatan dan Puskesmas belum ada yang menyatakan warga RW 10 kampung Rawa Lele terkena penyakit chikungunya. "Kami juga sudah lakukan kerja bakti bersih-bersih lingkungan dan lakukan pengasapan untuk membasmi nyamuk-nyamuk supaya warga terhindar dari penyakit," ujar Sofyan.

    Sampai saat ini, lanjut dia, ada sekitar 17 warga yang masih dirawat di Puskesmas dan rumah sakit umum Tangerang Selatan guna menjalani pengobatan. Sofyan menyatakan kejadian tersebut baru kali pertama terjadi di wilayah RW 10. "Dari enam RT yang terkena penyakit nyeri sendi, demam dan tangan kaku ini kebanyakan di RT 01 dan RW 06," ungkapnya.

    Selain di RT 01 dan RT 06, ada juga warga yang diduga terkena Chikungunya di RT 02 dan RW 04. Sofyan menyebut ada satu warga yang mengalami sakit parah dan sampai dibawa ke unit gawat darurat Rumah Sakit Umum Tangerang Selatan.

    Salah satu warga RT 01 RW 10, Radin, menyebut mengalami ngilu persendian. "Saya sakit sudah satu minggu lalu, sampai saat ini ya sudah enakan, tapi masih ngilu persendian. Keluarga saya juga terkena penyakit yang sama," kata Radin.

    Radin juga mengalami buang-buang air dan lemas sampai tidak bisa beranjak dari tempat tidur karena penyakit yang diduga Chikungunya tersebut. Sejauh ini ia sudah mengonsumsi obat-obatan yang diberikan Puskesmas.

    MUHAMMAD KURNIANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Wuhan Menjangkiti Kapal Pesiar Diamond Princess

    Jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sampai Minggu, 16 Februari 2020 mencapai 71.226 orang. Termasuk di kapal pesiar Diamond Princess.