Lucinta Luna Bantah Miliki Ekstasi, Polisi: Kami Akan Cek

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lucinta Luna bermain dalam film baru garapan Andibachtiar Yusuf

    Lucinta Luna bermain dalam film baru garapan Andibachtiar Yusuf

    TEMPO.CO, Jakarta - Polisi belum menemukan sosok pemilik ekstasi di tong sampah unit Apartemen Thamrin City, tempat artis Lucinta Luna ditangkap. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Yusri Yunus, mengatakan Lucinta Luna dan tiga rekannya yang ditangkap tak mengakui sebagai pemilik narkotika golongan 1 itu.

    "Maka kami akan cek rambut dan darah tersangka (Lucinta Luna) ke laboratorium forensik," ujar Yusri di Polres Metro Jakarta Barat, Rabu, 12 Februari 2020.

    Menurut Yusri, ada dua butir ekstasi yang ditemukan. Dia meralat keterangan sebelumnya yang menyebutkan ada tiga butir ekstasi. Yusri berujar ekstasi itu berbentuk pecahan. Setelah disatukan jumlahnya hanya dua butir. "Ekstasi itu bewarna biru memiliki logo lego," kata dia.

    Dalam kasus ini, polisi telah menetapkan Lucinta Luna sebagai tersangka. Ia terbukti positif menggunakan psikotropika jenis Benzodiazepine setelah menjalani tes urine. Sedangkan tiga rekan Lucinta Luna yakni HD (35 tahun), DAA (35), dan NHAM (22) negatif narkoba.

    Akibat perbuatannya, Lucinta Luna dijerat dengan Pasal 112 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dan Pasal 60 ayat 1 subsider Pasal 62 juncto Pasal 71 ayat 1 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika. Lucinta Luna disebut terancam hukuman di atas lima tahun penjara.

    M YUSUF MANURUNG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kebijakan Lockdown Merupakan Kewenangan Pemerintah Pusat

    Presiden Joko Widodo menegaskan kebijakan lockdown merupakan wewenang pusat. Lockdown adalah salah satu jenis karantina dalam Undang-undang.