DKI Beli Dua Robot Pemadam Kebakaran dari Kroasia Senilai Rp 40 M

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tangkapan layar robot pemadam kebakaran Dok-ing MVF-U3 asal Kroasia, dari akun Instagram Dinas Gulkarmat DKI Jakarta, Rabu, 12 Februari 2020. Foto Instagram humasjakfire

    Tangkapan layar robot pemadam kebakaran Dok-ing MVF-U3 asal Kroasia, dari akun Instagram Dinas Gulkarmat DKI Jakarta, Rabu, 12 Februari 2020. Foto Instagram humasjakfire

    TEMPO.CO, Jakarta - Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta mendemonstrasikan dua robot pemadam kebakaran di kantornya pada Kamis, 13 Februari 2020.

    Dua robot itu berjenis Dok-Ing-MVF-U3 alias mobil pengurai material kebakaran dan LUF 60. Kedua alat tersebut akan diterjunkan di wilayah yang sulit dijangkau oleh petugas Damkar.

    “Kalau kebakaran di tempat terbuka, bisa pakai pengurai, kalau di terowongan seperti jalur MRT atau jalan-jalan kecil bisa pakai LUF 60,” kata Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Satriadi Gunawan, Kamis siang.

    Robot pemadam Dok-Ing-MVF-U3 dibeli dari Kroasia seharga Rp 32 miliar. Sedangkan robot LUF 60 dibeli dari Kroasia seharga Rp 8 miliar. Satriadi menjelaskan dengan harga tersebut mencakup truk pengangkut, suku cadang, serta garansi 5 tahun.

    Robot pengurai MVF itu dilengkapi dengan 9 kamera dan satu kamera suhu dan dapat dikendalikan dengan remote control dari jarak paling jauh 500 meter.

    Memiliki baterai yang tahan selama 10 jam, robot itu dapat menyimpan 2500 liter air dan 500 liter busa. Jika habis, air tersebut dapat disuplai dari mesin pompa atau sumber air lainnya. Adapun jarak semprot dari alat robotik itu sejauh 45-55 meter.

    Alat pengurai material itu juga dilengkapi dengan capit baja yang mampu mendorong beban seberat 10 ton. Capit tersebut juga dapat mengangkat beban seberat 2 ton.

    Dengan kemampuan itu, robot tersebut tak hanya untuk memadamkan api, melainkan juga bisa membersihkan lokasi kebakaran dari puing-puing maupun mengangkat kendaraan yang rusak manakala terjadi kecelakaan lalu lintas.

    Robot LUF 60 akan digunakan untuk memadamkan api di area yang sulit dijangkau oleh petugas Damkar, seperti terowongan MRT dan gang-gang sempit. LUF 60 dapat menyemprotkan baik air murni maupun campuran dengan busa sejauh 70-80 meter.

    Tak hanya itu, LUF 60 juga memiliki baling-baling yang dapat berfungsi menyedot asap dengan kecepatan 165 km per jam. Sehingga asap yang mengepul saat terjadi kebakaran di dalam terowongan dapat diurai dan dibuang sejauh jarak 99 meter. LUF 60 juga dikendalikan dengan remote control dari jarak 300 meter. Sama seperti MVF, pembelian LUF 60 juga dilengkapi oleh truk pengangkut, suku cadang, serta garansi 5 tahun.

    Menurut Satriadi, pengadaan dua robot pemadam kebakaran itu penting untuk mengantisipasi bencana kebakaran di kemudian hari. “Sangat efektif membantu pemadaman. Juga keselamatan anggota saat bertugas karena ini menggunakan remote control. Jadi minimal risiko bagi petugas saat penanganan,” tutur dia.

    KOREKSI: Judul pada berita ini telah diubah pada Kamis, 13 Februari 2020 untuk memperbaiki harga dua robot pemadam kebakaran.   


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.