Pilkada, Polisi Siagakan 3000 Personel di Kota Depok

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapolda Idham Azis (kedua kanan) meninjau pelaksanaan pemungutan suara di TPS Kampung Pilkada RW 03, Depok Jaya, Depok, Rabu, 27 Juni 2018. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Kapolda Idham Azis (kedua kanan) meninjau pelaksanaan pemungutan suara di TPS Kampung Pilkada RW 03, Depok Jaya, Depok, Rabu, 27 Juni 2018. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Depok – Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Polisi Nana Sudjana mengatakan, pelaksanaan pemilihan kepala daerah atau Pilkada serentak 2020 di Kota Depok bakal dijaga oleh 3000 personel aparat kepolisian.

    “Sekitar 3 ribu personel kita persiapkan di Depok ya. Ditambah BKO nanti dari TNI di bawah Dandim,” kata Nana saat melakukan kunjungan ke Mapolres Metro Depok, Kamis 13 Februari 2020.

    Nana mengatakan pengamanan yang dilakukan oleh aparat kepolisian dan TNI itu disiagakan dalam rangka menjaga kelancaran kontestasi pemilihan umum yang diselenggarakan secara serentak di beberapa wilayah tersebut.

    “Namanya kontestasi, semuanya menginginkan kemenangan. Bagaimana cara mereka untuk diterima oleh masyarakat, ada persaingan dan gesekan, nah ini yang kami antisipasi konfliknya,” kata Nana.

    Diketahui Pilkada 2020 bakal dilaksanakan serentak pada 23 September 2020 di sembilan Provinsi, 224 Kabupaten, dan 37 Kota, diantara yang melaksanakan Pilkada serentak itu adalah Kota Depok.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.