Kunjungi Bogor, Krisdayanti Puji Penerapan Kampung KB

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ekspresi anggota DPR Krisdayanti di sela mengikuti rapat kerja bersama Menteri Ketenagakerjaan di Komisi IX DPRi Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 4 November 2019. Dalam rapat tersebut, Krisdayanti sempat mengenalkan diri sebagai anggota DPR yang baru, seperti layaknya anggota baru pada umumnya. TEMPO/Tony Hartawan

    Ekspresi anggota DPR Krisdayanti di sela mengikuti rapat kerja bersama Menteri Ketenagakerjaan di Komisi IX DPRi Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 4 November 2019. Dalam rapat tersebut, Krisdayanti sempat mengenalkan diri sebagai anggota DPR yang baru, seperti layaknya anggota baru pada umumnya. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Bogor -Aktris sekaligus Politisi PDIP, Krisdayanti Lemos mengunjungi kampung KB di Bogor. Ia mengatakan program keluarga berencana atau KB yang dicanangkan Pemerintah Kota Bogor dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain.

    Pasalnya, kata dia, banyak sekali pelatihan yang dilakukan pemerintah Kota Bogor. "Jadi di sini dilihat semangat kerja dan dedikasinya, menjadikan kota Bogor ini menjadi percontohan nasional," kata Krisdayanti di Balai Kota Bogor saat Komisi IX DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Kota Bogor, Kamis 13 Februari 2020.

    Mantan Diva Indonesia tersebut mengaku bingung pendanaan dari program KB tersebut. "Iya bingung dananya dari mana, terus jajaran pemerintahnya juga gak lagi nerima honor-honor," kata dia.

    Namun meski terlihat bingung saat menjawab pertanyaan perencanaan KB, mantan istri dari Anang Hermansyah tersebut memuji kampung KB yang ada di 20 kelurahan di Kota Bogor. Menurut dia dengan penerapan kampung KB tersebut bisa berhasil mengikis tingkat kemiskinan.

    Sehingga Krisdayanti menyebut apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Bogor, bisa dijadikan contoh untuk memicu semangat daerah lain untuk bekerja menghadirkan kampung KB. "Tapi menurut saya RW 11 yang kita datangin tadi, cukup representatif untuk bisa jadi percontohan," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.