Pemkab Kepulauan Seribu Dukung Pertamina Hulu Cari Migas, Kapan?

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja tengah melakukan perawatan pada menara Tower Barsama Infrastruktur Panggang, Kepulauan Seribu, Jakarta, Rabu, 18 September 2019. PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) ditargetkan akan menambah 3000 penyewaan di tahun 2019. Tempo/Tony Hartawan

    Pekerja tengah melakukan perawatan pada menara Tower Barsama Infrastruktur Panggang, Kepulauan Seribu, Jakarta, Rabu, 18 September 2019. PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) ditargetkan akan menambah 3000 penyewaan di tahun 2019. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu mendukung rencana eksplorasi minyak dan gas (migas) yang dilakukan PT Pertamina Hulu Energi (PHE) di wilayah paling utara Jakarta itu.

    “Kami berterima kasih, karena secara nyata merupakan bukti akan meningkatnya perekonomian masyarakat,” kata Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kepulauan Seribu, Iwan Samosir di Jakarta, Kamis, 13 Februari 2020.

    PHE Offshore South East Sumatera (OSES) merencanakan dimulainya proyek pencarian cadangan atau eksplorasi migas di Kepulauan Seribu Utara pada Maret 2020.

    Dengan rencana eksplorasi itu, Iwan berharap PHE melakukan sosialisasi sebagai prosedur untuk memberikan informasi yang jelas kepada masyarakat. "Sehingga masyarakat mengetahui secara jelas serta berkelanjutan dan melalui sosialisasi masyarakat khususnya nelayan bisa menghindari area terlarang,” kata Iwan.

    PHE telah melakukan pertemuan bersama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu yang diterima Bupati Husein Murad dalam rangka sosialisasi kepada pemangku kepentingan.

    VP Relation PHE Ifki Sukarya mengatakan sosialisasi akan dilakukan secara berjenjang hingga tingkat masyarakat.

    Sesuai perencanaan, sosialisasi kepada masyarakat dilakukan pada 18-19 Februari 2020 kepada warga Kelurahan Pulau Kelapa dan warga Kepulauan Seribu lainnya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.