Polisi Gendong Penumpang Transjakarta yang Kena Serangan Jantung

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi menggendong seorang penumpang TransJakarta yang mengalami serangan jantung. twitter.com/tmcpoldametro

    Polisi menggendong seorang penumpang TransJakarta yang mengalami serangan jantung. twitter.com/tmcpoldametro

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang penumpang Transjakarta bernama David diduga terkena serangan jantung saat tengah berada di dalam bus pagi ini. Melihat hal itu, petugas Transjakarta mengevakuasi korban ke halte Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta Barat.

    Di tengah kepanikan tersebut, ada dua anggota polisi lalu lintas yang tengah berada di sekitar lokasi. Mereka kemudian membantu korban menuju rumah sakit.

    "Berawal ada laporan dari masyarakat bahwa ada penumpang busway yang jatuh di dalam bus karena serangan jantung mendadak dan 2 anggota (yang membantu)," ujar Kasatlantas Jakarta Barat Komisaris Hariadmoko saat dihubungi Tempo, Jumat, 14 Februari 2020.

    Hari mengatakan, kedua anggota yang tengah bertugas itu adalah Ajun Komisaris Sudarmo dan Bripka Sigit. Melihat kondisi korban yang tidak bisa lagi berjalan, Sigit kemudian mengevakuasi korban dengan cara menggendongnya.

    "Dari depan RS Harapan Kita digendong oleh anggota ke UGD," kata Hari.

    Aksi heroik anggota polisi ini pun sempat terekam dan tersebar di media sosial Twitter @TMCPoldaMetro. Masyarakat menyatakan apresiasinya atas tindakan polisi tersebut.

    "Bravo pak Polisi," cuit akun @AgungHijaya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kebijakan Lockdown Merupakan Kewenangan Pemerintah Pusat

    Presiden Joko Widodo menegaskan kebijakan lockdown merupakan wewenang pusat. Lockdown adalah salah satu jenis karantina dalam Undang-undang.