Giliran Warga Pamulang Diserang Chikungunya

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga terbaring akibat sakit terkena demam Chikungunya di Desa Pataruman, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (27/11). TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    Warga terbaring akibat sakit terkena demam Chikungunya di Desa Pataruman, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (27/11). TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    TEMPO.CO, Tangerang Selatan - Virus chikungunya tak hanya dialami warga RW 10 Kampung Rawa Lele, Kecamatan Ciputat, Tangerang Selatan. Kini warga di Kelurahan Pamulang Timur didiagnosis terjangkit virus chikungunya. 

    Hasanudin warga Jalan Lamtoro RT 04 RW 16 Pamulang mengaku mengalami masuk angin dan tidak enak badan pada Kamis kemarin. "Lalu saya ke dokter dan dibilang kena chikungunya," kata pria berusia 62 tahun ini, Jumat, 14 Februari 2020.

    Menurut Hasanudin, tubuhnya mengalami sakit di bagian persendian dan kaku saat digerakkan. Tangan dan kakinya pun sulit untuk digerakan. Ia pun baru memeriksa kondisi kesehatannya ke dokter pada Jumat pagi tadi. 

    "Rasanya sampai tidak bisa bergerak. Badan saya sakit semua. Tadi pagi ke dokter sekarang sudah enak sedikit, sudah bisa digerakkan pelan- pelan," ujar Hasanudin.

    Sekretaris Kelurahan Pamulang Timur, Ade Heri Setiawan, mengatakan dari laporan petugas ada sekitar 60 orang di wilayah RW 16 yang diduga terkena chikungunya. Menurut Ade, rata-rata warga yang diserang memilih tinggal di rumah dan enggan dirawat di rumah sakit. 

    "Yang rawat inap tidak ada. Kalau berobat jalan ada 10 orang dan ada juga yang terbaring di rumah," sebut Ade.

    Saat ini, lanjut Ade, petugas Kelurahan Pamulang Timur sudah memberikan surat edaran kepada warga untuk melakukan bersih-bersih lingkungan. Selain itu, rencananya Sabtu besok akan dilakukan pengasapan untuk mencegah penyebaran virus chikungunya.

    MUHAMMAD KURNIANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.