Anies Baswedan Mulai Pembangunan MRT Jalur Bundaran HI-Monas

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menghadiri penandatanganan kontrak antara PT MRT dan Shimizu-Ahdi Karya JV untuk pengerjaan pembangunan MRT Fase II, di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Senin 17 Februari 2020. Tempo/Taufiq Siddiq

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menghadiri penandatanganan kontrak antara PT MRT dan Shimizu-Ahdi Karya JV untuk pengerjaan pembangunan MRT Fase II, di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Senin 17 Februari 2020. Tempo/Taufiq Siddiq

    TEMPO.CO, Jakarta - PT MRT Jakarta akan memulai pengerjaan proyek kereta mass rapid transit fase II jalur Bundaran HI-Monas. Pembangunan ini ditargetkan selesai dalam 58 bulan.

    "Setelah melalui proses yang cukup rumit, Alhamdulillah ini tuntas dan sudah ditandatangani," ujar Anies di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Senin 17 Februari 2020.

    Anies menyebutkan untuk pengerjaan pertama Fase II akan dibangun sepanjang 2,8 km dari Bundaran HI hingga jalan Hayam Wuruk Harmoni, Jakarta Pusat. Adapun stasiun yang dibangun sebanyak dua unit yaitu di Jalan MH Thamrin dan Monas.

    Anies mengatakan, dalam pengerjaan Fase II tersebut stasiun MRT didesain terintegrasi dengan moda transportasi lainnya. Anies meminta agar pengerjaan taat jadwal dan anggaran.

    Direktur Utama PT MRT, Wiliam Sabandar mengatakan nilai kontrak untuk pengerjaan pertama Fase II MRT ini mencapai Rp 4,5 triliun dengan Shimizu-Adhi Karya JB. Proyek akan dimulai pada Maret 2020 dan ditargetkan selesai pada Desember 2024.

    "Nilai kontraknya sekitar Rp 4,5 triliun dan akan dikerjakan selama 58 bulan," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.