Negatif Virus Corona, Mahasiswa Wuhan Minta Warga Tak Khawatir

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Yusuf Azhar (kaca mata berkaos abu-abu) didampingi keluarga saat tiba di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, 15 Februari 2020. Yusuf merupakan satu dari ratusan warga yang menjalani observasi di Natuna. Tempo/Imam Hamdi

    Yusuf Azhar (kaca mata berkaos abu-abu) didampingi keluarga saat tiba di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, 15 Februari 2020. Yusuf merupakan satu dari ratusan warga yang menjalani observasi di Natuna. Tempo/Imam Hamdi

    TEMPO.CO, Bogor - Mahasiswa yang baru saja dipulangkan dari Wuhan, Yusuf Fajar, 21 tahun, meminta masyarakat Kabupaten Bogor untuk tidak khawatir tertular virus corona dari dirinya. Hasil observasi selama 14 hari di Pulau Natuna membuktikan dia dan teman-temannya tidak ada yang terjangkit virus corona.   

    Yusuf berharap tidak ada yang merasa terancam setelah kedatangan dirinya ke kediaman di Gunungsindur, Kabupaten Bogor. "Warga tidak perlu khawatir datangnya kami dari Wuhan dan kondisi  kami baik," ucap Yusuf di Bogor, Senin 17 Februari 2020.

    Yusuf mengatakan saat otoritas Tiongkok mengumumkan darurat Virus Corona atau COVID-19, dia dan teman-temannya terjebak kurang lebih sepuluh hari hingga akhirnya dievakuasi dan pulang ke tanah air. "Saya berharap teman teman saya juga tidak ada masalah," ucap Yusuf.

    Selama tinggal di Wuhan, Yusuf mengatakan dirinya tidak pernah memakan berbagai makanan ekstrem seperti kelelawar atau trenggiling.

    Selama tinggal di Wuhan, Yusuf hanya menjalankan tugasnya sebagai seorang mahasiswa sastra mandarin. "Tadi pagi jam 7, sudah mulai kelas online," ucap Yusuf yang mengatakan selama darurat Corona, dia dan mahasiswa lain kuliah jarak jauh via online.

    Yusuf mengatakan sangat senang sudah tiba di kediamannya. Bahkan Bupati Bogor Ade Yasin langsung mendatanginya dan memastikan dia sehat dan baik-baik saja.

    Yusuf menyebut itu sebuah perhatian yang sangat tinggi baginya. Dengan kehadiran Bupati menemuinya dia berasumsi warga Bogor pun akan menerimanya kembali tanpa cemas atau khawatir tertular virus corona.

    "Saya sangat senang sekali didatangi oleh bupati. Itu membuktikan beliau juga tidak khawatir akan datangnya kami-kami yang dari Wuhan," ucap Yusuf.

    Dia mengatakan bila Cina pulih kembali dari wabah virus corona, dia siap berangkat kembali ke Wuhan untuk melanjutkan studinya hingga selesai.

    M.A MURTADHO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.