Pemilik Ekstasi di Tong Sampah Lucinta Luna Masih Misteri

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lucinta Luna saat menyampaikan permohonan maafnya di Polres Jakarta Barat, Kamis, 13 Februari 2020. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    Lucinta Luna saat menyampaikan permohonan maafnya di Polres Jakarta Barat, Kamis, 13 Februari 2020. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Polisi belum bisa menentukan pemilik 2 butir pil diduga ekstasi dalam tong sampah apartemen Lucinta Luna di Thamrin City, Jakarta Pusat. Sebab, hasil tes rambut menunjukkan bahwa Lucinta tak cuma positif mengonsumsi zat psikotropika Benzodiazepine, tetapi juga amfetamin. 

    "Benzo dari obat yang dikonsumsi (tramadol dan riklona), amfetamin ini yang masih kami dalami karena saat penangkapan ada 2 butir pecahan pil yang terdapat di tong sampah, masih didalami kandungannya," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus di kantornya, Selasa, 18 Februari 2020. 

    Soal durasi Lucinta memakai obat-obatan terlarang itu, Yusri belum bisa memastikannya. Sebab, polisi hanya fokus menyelidiki kandungan psikotropika pada tubuh selebritas bernama asli Muhammad Fatah itu. 

    "Masih agak kurang terdeteksi ya, cuma fokusnya apa memang dalam tubuh LL," kata Yusri. 

    Lucinta Luna bersama tiga orang rekannya ditangkap polisi di Apartemen Thamrin City pada Selasa, 11 Februari 2020 karena penyalahgunaan narkotika. Ketiga orang itu adalah pasangan Lucinta Luna, DAA alias Abash, serta dua orang manajemennya yang berinisial HD dan NHAM. 

    Dari hasil tes urine, artis yang pernah menyandang nama Cleo Vitri itu positif mengandung Benzodiazepine, salah satu zat psikotropika. Polisi juga menemukan obat penenang Tramadol dan Riklona di dalam tasnya. 

    Soal kepemilikan 2 butir pil ekstasi di apartemen Lucinta, tak ada yang mengakuinya. Sehingga polisi akan memeriksa kandungan pil tersebut. 

    Saat ini, polisi menempatkan Lucinta Luna di sel khusus Rutan Polda Metro Jaya. Penempatan di sel khusus agar Lucinta terhindar dari perundungan tahanan lainnya. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.