Musnahkan Narkoba, Kapolda Nana Sudjana Menari Adat Papua

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Nana Sudjana menari Papua saat pemusnahan barang bukti narkoba yang disita selama tahun 2020. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Nana Sudjana menari Papua saat pemusnahan barang bukti narkoba yang disita selama tahun 2020. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Nana Sudjana, ikut memusnahkan ratusan kilogram narkoba jenis sabu, ganja, hingga ekstasi hari ini, Rabu, 19 Februari 2020. Sebelum memusnahkan narkoba, Nana bersama Wakapolri Komisaris Jenderal Gatot Eddy Pramono dan Menteri PAN RB Tjahjo Kumolo menari tarian Papua.

    Dengan diiringi musik dari gitar dan gendang, mereka menari berkeliling di Lapangan Promoter Polda Metro Jaya. Saat menari, mereka mengikuti arahan dari penari yang mengenakan pakaian adat Papua.

    Usai menari bersama, Nana, Gatot, dan Tjahjo melakukan pemusnahan narkoba. Mereka memasukkan paket sabu ke dalam mesin pembakaran milik Badan Narkotika Nasional (BNN).

    "Ini adalah barang sampah. Tidak ada gunanya," ujar Tjahjo sebelum memasukkan paket narkoba itu.

    Hari ini Polda Metro Jaya memusnahkan narkoba hasil sitaan selama tahun 2020. Narkoba itu antara lain ganja sebanyak 1.343,3 kilogram, sabu 288 kilogram, ekstasi 4.888 butir, psikotropika jenis eximer 1.485 butir serta jenis tramadol 349 Butir.

    Pemusnahan barang bukti narkoba tersebut polisi sita dari 36 tersangka, termasuk di antaranya artis Lucinta Luna. Pemusnahan ini diharapkan dapat membuat Jakarta menjadi kota yang bebas dari narkoba.

    M JULNIS FIRMANSYAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara