Tes CPNS Bogor diikuti 5.360 Orang, Memperebutkan 294 Formasi

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasan tes SKD CPNS di hari pertama di Kabupaten Bogor. Hari pertama tes di ikuti 1.400 CPNS yang terbagi di 4 sesi yang dilakukan di gedung utama Tegar Beriman, Pusat Pemerintahan, Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis 6 Februari 2020. TEMPO/M.A MURTADHO

    Suasan tes SKD CPNS di hari pertama di Kabupaten Bogor. Hari pertama tes di ikuti 1.400 CPNS yang terbagi di 4 sesi yang dilakukan di gedung utama Tegar Beriman, Pusat Pemerintahan, Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis 6 Februari 2020. TEMPO/M.A MURTADHO

    TEMPO.CO, Bogor - Sebanyak 5.360 Calon Pegawai Negeri Sipil atau CPNS mengikuti tes CPNS Kota Bogor untuk memperebutkan 294 posisi di tiga formasi. 
    Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS Pemerintah Kota Bogor itu mulai diselenggarakan pada hari ini.

    Mereka akan bersaing untuk mengisi 294 posisi di tiga formasi, yaitu tenaga pendidik, tenaga kesehatan dan tenaga teknis.

    Pelaksanaan tes CPNS dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Pemkot Bogor Ade Syarif Hidayat. "Kegiatan ini digelar selama empat hari dari sekarang hingga 22 Februari. Setiap hari SKD dibagi lima sesi," kata Ade di Gedung Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu 19 Februari 2020.

    Ade mengatakan dari tiga formasi tadi, paling diprioritaskan untuk formasi pendidik dan kesehatan. Ade menyebut kedua formasi tersebut merupakan kebutuhan dasar, sehingga formasi yang disediakan lebih besar yaitu sebanyak 145 untuk tenaga pendidik dan 122 untuk tenaga kesehatan. Sedangkan formasi untuk tenaga teknik, hanya dijatah 27 orang.

    Berdasarkan rekapitulasi pendaftar CPNS Tahun 2019 ada 6.107 peserta yang mendaftar. Dari angka itu, 5.367 pendaftar dinyatakan memenuhi syarat dan 740 pendaftar tidak memenuhi syarat alias gugur awal. "Di SKD ini ada tujuh orang tidak ikut," kata Ade.

    Dalam pelaksanaan SKD formasi umum, Ade mengatakan peserta wajib memenuhi passing grade 271 poin. Rinciannya tes karakteristik pribadi, 126 poin. Lalu tes intelegensi umum,  80 poin. Tes wawasan kebangsaan memiliki 65 poin.

    Ade menyebut tidak ada celah bagi pihak manapun untuk membantu para peserta, karena tes menggunakan sistem komputer yang terkoneksi langsung ke BKN pusat.

    Tes CPNS ini dilakukan untuk mengisi formasi di Kota Bogor yang kosong karena ada ASN yang pensiun. “Tahun ini ada 294 pegawai di lingkungan Pemkot Bogor yang memasuki masa purna bakti,” kata Ade.

    M.A MURTADHO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.