Anies Baswedan Dikritik Soal Banjir, Peran TGUPP Dipertanyakan

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan usai terima master plan penataan kawasan utara Jakarta dari mantan Ketua TGUPP Marco Kusumawijaya di Balai Kota, Senin, 23 Desember 2019. Tempo/Taufiq Siddiq

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan usai terima master plan penataan kawasan utara Jakarta dari mantan Ketua TGUPP Marco Kusumawijaya di Balai Kota, Senin, 23 Desember 2019. Tempo/Taufiq Siddiq

    TEMPO.CO, Jakarta -  Direktur Eksekutif Center for Budget Analysis (CBA) Uchok Sky Khadafi mengkritisi keberadaan Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) lantaran tidak mampu mengurai persoalan-persoalan yang ada di sekeliling Anies Baswedan.

    Seharusnya, kata dia, ketika Anies diserang, atau mendapatkan serangan, seperti yang pernah dilakukan PSI soal anggaran lem aibon, tim tersebut bisa segera bertindak untuk memberi klarifikasi.

    Namun demikian, Uchok memandang wajar jika Anies kerap mendapatkan serangan, sebab menurutnya ada penilaian Anies adalah Gubernur rasa Presiden. "Anies ini selalu dikatakan Gubernur rasa Presiden. Makanya banjir di mana-mana salah Anies," kata Uchok.

    Menurut Uchok, Anies seorang pemimpin yang punya sopan santun, namun itu tidak cukup, karenanya dia berharap Anies bisa tegas kepada para bawahannya agar tidak ada yang berani macam-macam.

    Sebelumnya, Anies Baswedan disebut berada di bawah Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan Joko Widodo atau Jokowi dalam penanganan banjir dan kemacetan oleh lembaga survei Indo Barometer. Namun Jakarta turun peringkat sebagai salah satu kota termacet menurut TomTom Traffic Index.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara