Kali Pesanggrahan Siaga 3, BPBD DKI Keluarkan Peringatan

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas BPBD Kota Bogor memantau tinggi muka air sungai Ciliwung di Bendung Katulampa, Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu, 1 Januari 2020. Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Bogor dan sekitarnya sejak malam Tahun Baru. ANTARA/Arif Firmansyah

    Petugas BPBD Kota Bogor memantau tinggi muka air sungai Ciliwung di Bendung Katulampa, Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu, 1 Januari 2020. Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Bogor dan sekitarnya sejak malam Tahun Baru. ANTARA/Arif Firmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD DKI Jakarta menginformasikan ketinggian muka air telah mencapai siaga tiga di Pos Pantau Kali Pesanggrahan pada Kamis, 20 Februari 2020, pukul 07.00 WIB. Informasi dari akun resmi BPBD Jakarta tinggi muka air terus meningkat.

    Ditulis di akun Twitter @BPBDJakarta pada pukul 06.00 WIB tinggi muka air mencapai 150 cm atau siaga empat dan levelnya naik satu jam kemudian menjadi 160 cm atau siaga tiga.

    "Antisipasi 4,5 jam ke depan air akan sampai di Pintu Air Cengkareng Drain," tulis akun @BPBDJakarta Kamis pagi ini.

    Adapun wilayah yang dilalui aliran Kali Pesanggrahan ialah Cipulir, Kedoya Utara, Jelambar, Jelambar Baru, Kedoya Selatan, Tanjung Duren Utara, Kapuk Muara, dan Sukabumi Selatan.

    Wilayah lainnya yang dilintasi aliran Cakung Drain, yakni Kebon Jeruk, Pesanggrahan, Duri Kepa, Wijaya Kusuma, Ulujami, Kelapa Dua, Rawa Buaya, Kembangan Utara, dan Kembangan Selatan.

    BPBD DKI menyatakan telah menyebarkan informasi kenaikan muka air ini kepada lurah serta warga yang tinggal di bantaran kali bahwa Pos Pantau Pesanggrahan sudah berstatus waspada dan saat ini masih gerimis. "Informasi sudah disebar melalui Sosial Media, seperti Twitter, Facebook, Whatsapp dan Website," tulisnya. 

    Selain itu, penyebaran informasi melalui Peringatan Dini Disaster Early Warning System (DEWS), lintasan Kali Pesanggrahan juga sudah diaktifkan. "Pemberitahuan kepada camat dan lurah melalui group Whatsapp kebencanaan Pusdatin BPBD DKI Jakarta juga sudah dilakukan," kata BPBD DKI Jakarta. 

    IMAM HAMDI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.