Megawati Kritik Formula E di Monas, Gerindra Minta DKI Jelaskan

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyampaikan arahan saat acara pengumuman calon kepala daerah gelombang I di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Rabu, 19 Februari 2020. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyampaikan arahan saat acara pengumuman calon kepala daerah gelombang I di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Rabu, 19 Februari 2020. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua DPRD dari Fraksi Gerindra, Muhamad Taufik meminta Pemerintah DKI untuk memberikan penjelasan terkait pemilihan Monas sebagai sirkuit Formula E.

    Hal tersebut disampaikan Taufik menanggapi pernyataan Ketua umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang mengkritik Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyelenggarakan Formula E di Monas.

    Taufik menilai bahwa pernyataan oleh Megawati bukanlah sebuah kritik melainkan sebuah pertanyaan kepada DKI agar menjelaskan Formula E di Monas. "Ibu Mega enggak menolak, bukan memprotes tapi mempertanyakan, kalau ada orang yang bertanya maka harus dijawab, mengapa di Monas," ujar Taufik saat ditemui di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat 21 Februari 2020.

    Terutama kata Taufik, panitia Formula E yaitu Jakpro untuk tidak diam saja atas pertanyaan Megawati saja. "Panitia jangan diam saja," ujarnya.

    Sebelumnya Megawati Soekarnoputri ikut bersuara soal keputusan Anies Baswedan yang menggelar balapan mobil listrik atau Formula E di Monas. Mega mengatakan Monas adalah cagar budaya.

    "Jangan pula saya dibenturkan sama Pak Anies. Tapi saya ngomong, Monas itu adalah sudah pasti peraturannya merupakan cagar budaya. Artinya tidak boleh dipergunakan untuk apapun juga," kata Megawati, Rabu, 19 Februari 2020.

    Megawati mengkritik Anies Baswedan penyelenggaraan Formula E di Monas karena kawasan cagar budaya itu dibangun dengan susah payah oleh ayahnya, Presiden RI pertama Soekarno. "Gubernur DKI tahu apa tidak? Kenapa sih kalau mau bikin Formula E itu kenapa enggak di tempat lain," katanya.

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.