Ada Demonstrasi PA 212, Rute Transjakarta Dialihkan

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana unjuk rasa bertajuk 212 Berantas Mega Korupsi Selamatkan NKRI di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat, 21 Februari 2020. Tempo/M Yusuf Manurung

    Suasana unjuk rasa bertajuk 212 Berantas Mega Korupsi Selamatkan NKRI di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat, 21 Februari 2020. Tempo/M Yusuf Manurung

    TEMPO.CO, Jakarta - Demonstrasi yang dilakukan oleh Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) digelar di sekitar Istana Negara pada pada hari ini, Jumat, 21 Februari 2020. Massa yang menutup jalan membuat Transjakarta akhirnya memodifikasi sejumlah rute di sekitar area Patung Kuda, Jakarta Pusat.

    "Sehubungan dengan adanya aksi 212 di gelar di sekitar area Patung Kuda, Jakarta Pusat, Transjakarta melakukan modifikasi sejumlah rute untuk optimalisasi layanan kepada pelanggan," ujar Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas Transjakarta, Nadia Diposanjoyo, dalam keterangan tertulisnya.

    Adapun rute yang mengalami modifikasi yaitu:
    1. Layanan 1P Rute Bundaran Senayan - Senen
    Untuk sementara tidak melewati pemberhentian Museum Nasional sampai Tugu Tani 1, namun untuk arah sebaliknya masih normal.

    2. Layanan GR1 rute Harmoni - Bundaran Senayan
    Bundaran Senayan arah Harmoni:
    Bundaran Senayan-Menara Thamrin-TL Bank Indonesia Belok Kiri-Via Jl.Kebon Sirih-TL Hotel Milenium Belok Kiri-Simpang Blok A belok Kanan via Jl.M.Fachrudin-Jati Baru Lurus-Jl.Cideng Barat-TL Tarakan Belok Kanan-TL Harmoni belok kanan-Harmoni

    Halte yang tidak melayani:
    1. Bank Indonesia
    2. Sapta Pesona
    3. Monas
    4. RRI

    Harmoni arah Bundaran Senayan
    Bentuk Modifikasi:
    Harmoni-TL Lion Air Belok Kiri via Jl.Hasyim Ashari-TL Holland Bakery Belok Kiri via Jl.Cideng Timur-TL Tarakan Lurus-Kolong FO Jatibaru Belok Kiri Via Jl.Jati Baru Raya-TL Milenium Lurus Jl.Kebon Sirih-TL Bank Indonesia Belok Kanan-Bus Stop Wisma Mandiri-Bundaran Senayan.

    Bus stop yang tidak melayani:
    1. Monas-1
    2. Monas-2
    3. Monas-3
    4. Balai Kota
    5. Bank Indonesia

    3. Koridor 1 Blok M – Kota
    Arah Kota
    Blok M - Sarinah - TL Sarinah keluar jalur - TL Bank Indonesia belok kiri - Jl.Kebon Sirih - Hotel Milenium belok kiri - Jl.Fachrudin - Jati Baru lurus - Jl.Cideng Barat - TL Tarakan belok kanan - Halte Petojo - TL Harmoni belok kiri - Harmoni – Kota

    Arah Blok M
    Kota - Harmoni - TL Harmoni belok kanan - Halte Petojo keluar jalur - TL Tarakan belok kiri - Jl.Cideng Timur - Jl.Jati Baru - Hotel Tugu Asri -TL Hotel Milenium lurus - Jl.Kebon Sirih - TL Bank Indonesia belok kanan - Halte Sarinah - Blok M

    4. Koridor 2 Harmoni – Pulogadung
    Harmoni arah Pulogadung
    Lewat Jalur koridor 5 rute Ancol – Kampung Melayu (pelayanan via almabar) dari harmoni belok kiri halte pecenongan, halte Juanda lurus TL lampu merah Almabar tekuk kanan lurus halte budi utomo lanjut halte Senen - masuk lagi koridor 2 rute Harmoni – Pulogadung - Halte senen sampai ke halte Pulo gadung (Begitu juga arah sebaliknya/ Pulogadung) jalur normal.

    Halte yang tidak melayani:
    1. Monas
    2. Balaikota
    3. Gambir 2
    4. Kwitang

    5. Layanan 1A PIK – Balai Kota
    Perpendekan rute
    Layanan 1A hanya melayani sampai Halte Kota.

    6. Rute DA4 MRT Dukuh Atas – Kota

    - Untuk sementara tidak melewati pemberhentian Kementrian Pariwisata sampai pemberhentian Komplek Majapahit Permai.
    - Untuk sementara tidak melewati Pemberhentian Monas 1 sampai Monas 3.

    7. Rute 9B Pinang Ranti - Kota
    Untuk sementara tidak melewati Halte Monas dan Halte Bank Indonesia untuk kedua arahnya.

    8. 5A Kampung Melayu - Grogol
    Untuk sementara tidak melewati Halte Monas dan Halte Bank Indonesia untuk kedua arah.

    Transjakarta tak menyebutkan sampai kapan modifikasi rute tersebut akan diberlakukan.

    FEBRIYAN| KIKI ASTARI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.