Anies Baswedan Klaim Telah Ciptakan 111 Ribu Wirausaha Baru

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melihat sumbangan booth UMKM dari Mayapada Group di Balai Kota DKI, 21 Februari 2020. Tempo/Imam Hamdi

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melihat sumbangan booth UMKM dari Mayapada Group di Balai Kota DKI, 21 Februari 2020. Tempo/Imam Hamdi

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan optimistis bisa merealisasikan janjinya menciptakan 200 ribu wirausaha baru dan memberi mereka pelatihan bakal teralisasi hingga masa jabatannya berakhir pada 2022. Dia mengklaim saat ini saja sudah ada 111 ribu wirausaha baru yang sudah tercipta.

    "Sejauh ini sudah ada 111 ribu (wirausaha baru). Harapannya mungkin lebih cepat," kata Anies di Balai Kota DKI, Jumat, 21 Februari 2020.

    Menciptakan 200 ribu wirausaha baru merupakan janji kampanye Anies Baswedan-Sandiaga Uno pada Pilkada 2017. Janji tersebut bakal direalisasikan melalui program Oke Oce atau One Kecamatan One Center atau OK OCE selama lima tahun menjabat.

    Anies berujar 111.108 wirausaha baru yang mengembangkan UMKM itu tercipta berkat kolaborasi Pemerintah Provinsi DKI dengan berbagai pihak. Dari jumlah tersebut sebanyak 13.321 wirausaha telah terbit perizinannya.

    Selain itu, sebanyak 7.327 wirausaha juga telah mengikuti fasilitas pemasaran dan 1.064 wirausaha telah dibantu akses permodalan dari Bank DKI. "Insha Allah bisa lebih cepat (target menciptakan 200 ribu wirausaha)," kata Anies

    Di tangan Anies, kini Oke Oce yang dicetuskan oleh Sandiaga telah berubah nama menjadi Jakpreneur. Program Jakpreuneur telah dituangkan dalam Pergub Nomor 102 Tahun 2018 sebagaimana telah diubah dalam Pergub Nomor 2 tahun 2020 tentang Pengembangan Kewirausahaan Terpadu yang kemudian diperkenalkan dengan nama Jakpreneur.

    Jakpreneur merupakan platform kreasi, fasilitasi, dan kolaborasi UMKM di DKI Jakarta. Program ini dijalankan dalam rangka mengembangkan potensi keterampilan dan kemandirian berusaha, dengan cara kolaboratif antara Pemprov DKI Jakarta, dunia pendidikan, dunia usaha, maupun masyarakat serta berbagai lembaga/pihak lainnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.