Anies Baswedan Bakal Periksa Sebab Atap Sekolah Roboh di SMKN 24

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bangunan ruang kelas siswa XI SMKN 24 Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur, ambruk pada bagian atap, Jumat, 21 Februari 2020. ANTARA

    Bangunan ruang kelas siswa XI SMKN 24 Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur, ambruk pada bagian atap, Jumat, 21 Februari 2020. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan memeriksa penyebab atap sekolah roboh di SMKN 24 Bambu Apus Jakarta Timur pada Jumat, 21 Februari 2020.

    "Jadi saya sudah instruksikan kepada jajaran untuk melakukan pemeriksaan," ujar Anies saat ditemui di Ancol, Jakarta Utara, Sabtu 22 Februari 2020.

    Anies meminta bawahannya mencari penyebab kejadian tersebut. Dia juga mengingatkan pihak sekolah tentang proses belajar mengajar pascaambruknya SMKN 24 itu. "Sekolah atur proses belajar mengajarnya," ujarnya.

    Peristiwa atap runtuh di SMKN 24 Bambu Apus dilaporkan terjadi pukul 02.45. Pihak sekolah sebelum kejadian sempat melihat gejala tidak wajar dari konstruksi atap baja ringan yang melengkung.

    "Kami sudah sampaikan pemberitahuan kepada Sudin Pendidikan serta kontraktornya, tapi tidak ada respons sampai akhirnya ambruk seperti sekarang," kata Kepala SMKN 24 Bambu Apus Tri Eryani.

    Akibat atap sekolah roboh yang diduga karena hujan disertai angin kencang pada Jumat dinihari itu, aktivitas belajar-mengajar sebanyak 600 lebih siswa kelas X terpaksa dipindah ke ruang kelas XI. Pada saat ini, kelas XI kosong karena siswanya sedang menjalani magang di luar sekolah.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara