BPBD Kota Bekasi Catat Sebaran Banjir di 4 Kecamatan

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Banjir di Harapan Indah 1, Bekasi, Ahad pagi, 23 Februari 2020. Foto: Istimewa

    Banjir di Harapan Indah 1, Bekasi, Ahad pagi, 23 Februari 2020. Foto: Istimewa

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi, mencatat sebaran banjir di empat kecamatan. Paling banyak berada di Kecamatan Medansatria. "Banjir disebabkan curah hujan tinggi," kata Wakil Satgas BPBD Kota Bekasi, Karsono, Ahad, 23 Februari 2020.

    Karsono menyebut, banjir di Kecamatan Medansatria meliputi kawasan Harapan Indah dengan ketinggian 30-100 sentimeter, kemudian di Kavling PGRI mencapai 100 sentimeter, dan Pejuang Jaya mulai 30-100 sentimeter.

    "Di Bekasi Utara ada dua titik, yaitu komplek PUP dan Bumi Sani Persana ketinggian mulai 100-150 sentimeter," kata dia.

    Sementara itu di Kecamatan Jatiasih, banjir merendam Komplek Dosen IKIP dengan ketinggian mencapai 100 sentimeter. Sedangkan di Bekasi Barat, banjir terjadi di Kelurahan Kota Baru dengan ketinggian air 30-50 sentimeter.

    "Kami sudah melakukan assessment di lokasi kejadian, menurunkan personil untuk melakukan evakuasi, dan koordinasi dengan instansi terkait," kata dia.

    Ia menambahkan, beberapa unsur yang terlibat dalam penanganan banjir antara lain dari Badan SAR Nasional, Dinas Pemadam Kebakaran, TNI/Polri, hingga relawan. "Personil telah disebar ke titik-titik banjir," ucap Karsono.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.