PSI Ingin Hadang Anies Baswedan di Pilpres 2024, PKS: Masih Jauh

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pidato Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie dalam Festival 11, Kamis 11 April, 2019 di Jiexpo, Jakarta. Tempo/ Fikri Arigi.

    Pidato Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie dalam Festival 11, Kamis 11 April, 2019 di Jiexpo, Jakarta. Tempo/ Fikri Arigi.

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Muhammad Arifin, angkat bicara terkait langkah Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang ingin menjegal karir politik Gubernur DKI, Anies Baswedan, agar tak mengikuti Pemilu Presiden atau Pilpres 2024.

    Menurut Arifin, rencana PSI yang ingin menggergaji karir politik Anies merupakan tindakan yang terlalu dini disampaikan. "Masih sangat jauh. Masih empat tahun lagi," kata Arifin di Fraksi PKS DPRD DKI, Senin, 24 Febrhari 2020.

    Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Raja Juli Antoni, sebelumnya blak-blakan menyatakan ingin menghadang Anies Baswedan maju di pemilihan presiden 2024. Menurut survei versi Indo Barometer, selain Prabowo Subianto, Anies Baswedan adalah salah satu calon presiden terkuat untuk Pilpres 2024.

    Antoni menjelaskan alasan PSI ingin menghadang Anies karena tidak ingin sosok yang membawa isu primordial, retorika keagamaan, dan yang bisa membelah masyarakat menjadi pemimpin Indonesia di masa mendatang.

    Arifin mengatakan seluruh pernyataan Antoni tidak benar. Menurut dia, Anies telah bisa membuktikan sebagai pemimpin yang toleran dan tidak menunjukkan simbol populisme satu golongan.

    Sikap Anies yang toleran, kata Arifin, bisa terlihat dari kebijakan memberi ruang penyelenggaraan berbagai kegiatan dan perayaan agama di ibu kota. "Kegiatan semua keagamaan beliau hadir. Beliau sangat toleran dan tidak melihat kepentingan latar belakang tertentu," ujarnya.

    Menurut Arifin, PKS memang telah melihat Anies sebagai calon potensial untuk diusung menjadi presiden pada Pemilu 2024. Namun, PKS belum tentu mengusung Anies Baswedan. "Namanya politik sangat dinamis. Tapi Anies memang masuk dalam radar PKS," tuturnya. 

    IMAM HAMDI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.